Ponorogo

Meriah, Konser Didi Kempot di Alun-Alun Ponorogo

Puluhan Ribu Penonton pun ’’Ambyar’’

PONOROGO, Jawa Pos Radar PonorogoAku nelongso mergo kebacut tresno. Ora ngiro sak jebule cidro. Penggalan lirik lagu berjudul Cidro itu menggema di alun-alun Ponorogo saat Didi Kempot mengajak puluhan ribu warga bernyanyi bersama dalam konser tadi malam.

Lagu karya penyanyi bernama asli Didi Prasetyo itu pun benar-benar membuat ribuan sad boys dan sad girls –sebutan fans Didi Kempot- larut dalam tembang bertema pengkhianatan cinta itu. ‘’Ponorogo ambyar,” celetuk Didi Kempot di sela aksinya.

Selain Cidro, tadi malam Didi menyanyikan sederet lagu yang menahbiskan sebagai godfather of broken heart. Di antaranya, Banyu Langit dan Pamer Bojo. Penonton dari berbagai kalangan usia pun enggan beranjak pergi hingga konser usai. ‘’Animo masyarakat Ponorogo luar biasa,’’ ujarnya.

Bagi Didi, perform di Ponorogo tadi malam tidak akan terlupakan. Pasalnya, energi puluhan ribu warga yang memadati alun-alun begitu hebat. Pun, meski fisiknya sedikit kurang prima lantaran padatnya jadwal pentas, dia tetap bisa maksimal bernyanyi.

Didi berterima kasih kepada Bupati Ipong Muchlissoni atas kesempatannya menghibur warga Ponorogo kali ini. ‘’Salut dengan sobat ambyar di Ponorogo. Mau bernyanyi bersama dengan penuh semangat dan antusias,’’ tuturnya.

Sebelum Didi pentas, terlebih dahulu Gus Miftah berceramah di panggung alun-alun. Sejak awal, guyonan khasnya sukses membuat puluhan ribu penonton terpingkal. Meski begitu, tetap sarat nilai dan ilmu agama. ‘’Di Ponorogo yang merupakan tanah kelahiran nenek moyang saya, saya bersyukur diberi kepercayaan untuk berceramah oleh Pak Bupati. Saya cinta masyarakat Ponorogo,’’ ucapnya.

Sementara itu, Bupati Ipong mengungkapkan bahwa acara tersebut merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih atas segala pencapaian Ponorogo di sepanjang 2019 ini. Menurutnya, energi yang dicurahkan puluhan ribu warga Bumi Reyog di alun-alun tadi malam sangat positif. Menunjukkan karakter warga Ponorogo sesungguhnya. ‘’Kolaborasi antara religiusitas dan budaya ini menunjukkan bahwa kita warga Ponorogo adalah warga yang berbudaya dan religius,’’ ujarnya. (naz/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close