Ponorogo

Meri Reyog, Jaranan Thek Ngebet Pentas

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pelaku seni pertunjukan di Ponorogo ngebet ingin pentas lagi. Bahkan, Ikatan Seni Jaranan Thek Ponorogo (ISJTP) sampai ngudarasa ke DPRD, Senin lalu (20/7). Mereka meri pada reyog. ‘’Harus ada keputusan dan aturan dulu dari satgas dan bupati,’’ kata Wakil Ketua DPRD Ponorogo Miseri Effendi Selasa (21/7).

Audiensi diikuti 10 kelompok seni jaranan. Mereka berharap bisa pentas kembali seperti reyog yang sudah kembali diizinkan. ‘’Tapi dengan berbagai penyesuaian terhadap protokol pencegahan Covid-19,’’ ujarnya.

Legislatif pun telah berdiskusi dengan dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda, dan olahraga (disbudparpora). Sejumlah aturan sedang digodok. Wacananya, kesenian seperti jaranan hanya boleh pentas di dalam ruangan. Jumlah penonton pun dibatasi maksimal 50 orang. ‘’Selain itu, alat riasnya satu orang satu make-up,’’ jelasnya.

Miseri mengatakan, satgas dan pemkab akan mengumumkan aturan resmi terkait pementasan kesenian. Dia berharap para pelaku seni dan masyarakat penikmat dapat mendukung. Yakni, disiplin mematuhi protokol pencegahan Covid-19. ‘’Selama ini, dari evaluasi kami, masih ada penonton yang belum menerapkan protokol pencegahan Covid-19 saat menonton reyog. Misalnya, tidak jaga jarak. Ini perlu lebih disosialisasikan,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close