Madiun

Mereka yang Bersinar di YouthFest 2019 in Peceland (5)

Kali Pertama Ikut Kompetisi Langsung Podium Satu

Tanggal 1 Desember lalu menjadi momen terindah bagi Hafiz Wira Agusta. Bersamaan momen ultahnya yang ke-11 hari itu dia menyabet juara I BMX Challenge yang merupakan rangkaian YouthFest 2019 in Peceland.

===========================

NUR WACHID, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

BENDERA start hitam putih dikibarkan. Sorak penonton langsung riuh terdengar. Sembilan cyclist BMX cilik itu pun langsung menggenjot pedal sepeda masing-masing. Hafiz Wira Agusta yang mengenakan kostum kombinasi warna biru, putih, dan hijau memimpin di depan.

Sesekali cyclist cilik yang mengenakan helm kelir hitam putih itu menengok lawan-lawan di belakangnya. Meski pesaing terdekatnya berusaha meningkatkan kecepatan, tapi tidak sanggup melakukan overtake dan mengejar Hafiz.

Tiga kali putaran menempuh total jarak 900 meter, Hafiz tak terbendung untuk finis tercepat dengan catatan waktu 1 menit 20 detik. Podium satu pun didapatkan siswa kelas V SDN 03 Kanigoro tersebut. Mengungguli delapan cyclist lainnya yang bertarung pagi itu.

Momen tersebut terekam saat sejumlah cyclist cilik beradu kecepatan di BMX Challenge. Rangkaian YouthFest 2019 in Peceland di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun, Minggu lalu (1/12). ‘’Tidak menyangka sama sekali,’’ ujar Hafiz usai prosesi penyerahan trofi juara.

Hafiz masih tidak percaya berhasil menyabet juara I. Sebab, itu merupakan kali pertama lomba yang diikutinya. Pun, dia tidak mempersiapkan dengan latihan khusus. ‘’Hanya, kalau ayah sedang sepedahan saya diajak,’’ ungkap putra pasangan Agusta Ari Wiyono-Herlina Dwi Retno itu.

Kecintaan Hafiz pada dunia sepeda berawal saat melihat kakaknya yang sudah bisa mengendarai sepeda. Ketika itu dia masih duduk di bangku kelas I SD. Meminjam sepeda BMX milik sang kakak, Hafiz pun mulai belajar gowes. ‘’Awalnya diajari oleh ayahnya, kemudian belajar sendiri,’’ kata Herlina.

Herlina masih ingat betul Hafiz sering menangis lantaran jatuh dari sepeda. Meski begitu, sang anak tidak pernah kapok belajar naik sepeda hingga akhirnya mahir. Dua tahun berselang, Herlina membelikan sepeda BMX untuk Hafiz.

Namun, kala itu sepeda belum boleh digunakan ke sekolah. Baru setahun berselang Hafiz mendapatkan izin membawa sepeda ke sekolah. ‘’Mungkin juga latihannya ke sekolah naik sepeda itu ya,’’ tuturnya. *** (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close