Madiun

Mereka yang Bersinar di YouthFest 2019 in Peceland (3)

Sekali Latihan Habiskan Waktu hingga Empat Jam

Fantastic One sukses menyabet juara I band competition dalam YouthFest 2019 in Peceland. Ikatan persahabatan sejak SD menjadi salah satu kunci wakil SMPN 1 Kota Madiun itu berjaya di event tersebut.

=======================

NUR WACHID, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

Kita harus bersatu membangun kota ini.

Menuju kota nomor satu di negeri ini.

Bergandengan tangan melangkah maju bersama.

Jayalah Kota Madiun yang nyaman dan damai.

Bait lirik lagu Madiun Nyaman dan Damai ciptaan Wido Setyasmoro itu menggema pada Sabtu sore lalu (30/11). Lagu itu terdengar berbeda dibanding versi aslinya saat Fantastic One Band membawakannya. Terdengar lebih nge-rock. Ditambah penampilan energik para personelnya.

Yang menarik, meski empat dari lima personelnya cewek, mereka terlihat macho dengan balutan kostum ala taruna-taruni. ‘’Untuk lagu umum kami sudah persiapkan. Hanya, untuk lagu wajib yang harus latihan intens,’’ kata Kusparwati, guru pendamping.

Aksi menawan juga mereka perlihatkan saat membawakan lagu umum, Angin-nya Dewa 19. Tidak salah jika dewan juri maupun ratusan pengunjung Taman Lalu Lintas –venue acara YouthFest 2019 in Peceland- seolah terhipnotis penampilan memukau wakil SMPN 1 Kota Madiun itu. ‘’Alhamdulillah, juara I,’’ ucapnya.

Band Fantastic One digawangi lima personel. Yakni, Faniya Bintang sebagai drumer, Dara Salsabila (vokal), Nabila Farisa (bass), Aprilia Listia (gitar), dan Aramzi Salman Hisan (keybord). Kelimanya merupakan siswa kelas IX yang tengah mempersiapkan menghadapi ujian.

Hal itu menjadi sedikit kendala bagi kelimanya untuk berlatih. Tidak heran jika sekali latihan bisa menghabiskan waktu hingga empat jam. ‘’Satu bisa, ternyata satunya ada tryout. Begitu seterusnya. Tapi, sekali bisa berkumpul, latihan dimaksimalkan,’’ ungkap Faniya.

Faniya dkk tergabung dalam sebuah band sejak masih duduk di bangku kelas III SD pada 2013 silam. Seiring berjalannya waktu, mereka sering mewakili sekolahnya dalam berbagai festival.

Alasan keinginan yang sama menjadi band kondang mendasari kelimanya memilih SMP yang sama. Pun, mereka berniat masuk SMA yang sama tahun depan. ‘’Syukur-syukur sampai kuliah bisa bareng,’’ sambungnya.

Enam tahun bukan waktu yang singkat dalam perjalanan sebuah band. Ikatan persahabatan menjadi kunci eksisnya Fantastic One hingga sekarang. Mereka tidak hanya kompak saat berada di studio, tapi juga ketika jalan-jalan maupun nongkrong bareng.

Bagi personel Fantastic One, skill bermusik tak kalah penting. Masing-masing rajin berlatih sendiri. Faniya, misalnya, selalu meluangkan waktu sedikitnya dua jam sehari untuk mengasah kemampuan bermain drum. ‘’Yang lain juga begitu,’’ ujarnya.

Tidak heran jika Fantastic One berhasil menyabet berbagai trofi. Mulai juara I lomba band tingkat SMP pada Festival Seni Budaya Kota Madiun 2019. Mereka bahkan tiga tahun berturut sejak 2017 mampu meraih juara I FL2SN tingkat SMP se-Kota Madiun.

Teranyar, Faniya dkk menyabet juara I band competition rangkaian YouthFest 2019 in Peceland yang digelar Pemkot Madiun kerja sama dengan Jawa Pos Radar Madiun. Sementara, juara II diraih Avada Band dari SMAN 1 Mejayan dan juara III Semriwings Band dari SMKN 2 Madiun. *** (isd/c1/bersambung)   

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button