Madiun

Mereka yang Bersinar di Youth Fest 2019 in Peceland (7-Habis)

Razka Tercepat, Mayfalina Curi Perhatian Penonton

Kelas push bike paling menyita perhatian penonton dari lomba-lomba yang digelar di YouthFest 2019 in Peceland. Mereka benar-benar terhibur dengan aksi ratusan cyclist cilik usia PAUD dan TK yang turun dalam kompetisi itu.

==================================

NUR WACHID, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

TERIAKAN emak-emak paling kentara di antara ratusan warga yang memadati Sunday Market di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun 30 November lalu. Terutama saat bendera start dikibarkan. Mereka tampak menyemangati anak-anaknya yang tengah memacu sepeda mininya.

Tingkah lucu para cyclist cilik itu pula yang membuat para pengunjung terhibur. Sebut saja saat ada yang ngambek di tengah track. Tak mau lagi mendorong sepedanya.

Momen seru sekaligus lucu itu terekam saat 116 peserta usia 2-6 tahun beraksi dengan sepeda tanpa pedal di lomba push bike yang menjadi rangkaian YouthFest 2019 in Peceland. ‘’Ini menjadi bukti bahwa Kota Madiun memiliki banyak bibit unggul atlet sepeda yang siap berkancah di level nasional, bahkan internasional,’’ kata Ferinanto, pelatih balap sepeda Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Kota Madiun, selaku dewan juri.

Penilaian dalam lomba push bike ditentukan dari catatan waktu tercepat. Kecepatan dan kekuatan kaki serta keseimbangan menjadi kunci. Sebab, sepeda yang digunakan tanpa menggunakan pedal.

Lomba itu akhirnya memunculkan enam peserta terbaik. Yakni, Razka Adi Candra dari PAUD Aster (juara I), Dulvan dari PAUD Bintang Al Ikhlas (juara II), dan Mayfalina Dwi P. dari PAUD Aster (juara III). Juga juara harapan, masing-masing Alexander Miguel Palilingan dari PAUD Joy Kids, Afareen Delicia El Widianto (PAUD Permata Bunda), dan Fabian (PAUD Wijaya Kusuma). ‘’Kami harapkan nantinya kota ini dapat merambah ke level nasional,’’ ucap Ferinanto.

Untuk menjadi yang terbaik di kelas push bike membutuhkan latihan panjang. Selain itu, faktor mental dan keberanian. Razka Adi Candra yang menyabet gelar Juara I misalnya, belajar sepeda sejak umur tiga tahun. Setahun berselang dia dikenalkan push bike oleh ayahnya. Tidak heran jika Razka menjuarai kelas yang terhitung baru itu.

Aksi Mayfalina Dwi P. yang meraih juara III juga mencuri perhatian ratusan penonton. Selain cewek, Mayfalina baru di ajang youthfest itu mengendarai push bike. Kebetulan bocah itu satu sekolah dengan Razka.

Setelah technical meeting, Mayfalina bersama Razka menuju lokasi perlombaan untuk berlatih. Sepeda yang digunakan pun meminjam milik Razka. Sempat canggung pada awalnya, namun karena berani, bocah enam tahun itu mampu menguasai push bike.

Keberanian Mayfalina juga pantas diacungi jempol. Pun, saat ditawari gurunya untuk mewakili sekolah, tanpa berpikir panjang bocah itu langsung mengiyakan. ‘’Memang anaknya (Mayfalina, Red) mentalnya bagus gitu,’’ kata Karlina, ibunya.

Keberanian juga diperlihatkan Mayfalina saat berlatih sepeda setahun lalu. Jatuh berkali-kali, namun bocah itu tidak kapok. ‘’Karena ada teman yang juga saudaranya sendiri, jadi termotivasi untuk bisa,’’ ucap Karlina. *** (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button