features

Menulis Lagu sejak SD, Affandi Kini Telah Hasilkan Tiga Album

Talenta musisi berbakat di Kota Madiun terus bermunculan. Kali ini nama Tito Sukarno Affandi. Sudah puluhan lagu lahir dari ide kreatif pria 25 tahun itu. Beberapa di antaranya sempat digunakan untuk mengiringi pentas teater.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

Di saat bulan mulai terlelap
Ku bersandar di dalam gelap
Rasa rinduku tak terukur lagi
Kuingin kau di sini

BEGITULAH penggalan lirik lagu berjudul Kurindu Kamu Sayang karya Tito Sukarno Affandi yang diunggah di akun YouTube pria 25 tahun itu. Sejak di-upload pada 27 Juli 2018 lalu, hingga kemarin konten tersebut sudah ditonton lebih dari 20 ribu kali. Pun, mengundang puluhan komentar positif. Ada yang menyebut lagunya sangat menyentuh. Ada pula yang meminta Affandi menuliskan chord gitarnya.

Bakat bermusik Affandi sudah muncul sejak kelas IV SD. Kala itu dia telah mampu menulis lagu, namun belum percaya diri membawakannya di depan umum. Baru saat kelas VIII SMP Affandi berani menyanyikannya di depan teman-temannya. ”Awalnya cuma direkam pakai HP, lalu teman-teman menyarankan rekaman di studio,” kenangnya.

Tidak disangka, single pertamanya itu direspons positif banyak orang hingga Affandi semakin bersemangat untuk rekaman lagi. Terlebih, dia memiliki banyak simpanan lagu meski sebatas ditulis di kertas.

Belakangan lagu-lagu ciptaannya yang lain menyusul direkam hingga menjadi tiga album berisi 36 lagu. Temanya beragam, mulai cinta, kritik sosial, hingga tentang Kota Madiun dengan segala potensinya. ”Inspirasinya ada yang dari pengalaman pribadi, lingkungan, maupun curhat teman-teman,” ungkapnya.

Meski kini telah lancar membuat lirik lagu berikut aransemen musiknya, putra pasangan Susiatno dan Lilis Suntari itu tidak lantas berpuas diri. Hingga kini Affandi tetap rajin membaca buku sastra. Dari situ pula dia menemukan beberapa kosakata yang selama ini jarang digunakan, lalu dimasukkan dalam lagunya.

Dari puluhan lagu gubahannya, Kurindu Kamu Sayang termasuk yang paling cepat proses penciptaannya. Yakni, hanya sehari. Di sisi lain, ada pula yang prosesnya memakan waktu hingga satu tahun. ‘’Paling pas bikin lagu sekitar pukul 01.00 sampai menjelang fajar,’’ sebut warga Jalan Merpati, Gang Ayam Alas, Nambangan Lor, itu.

Beberapa lagu karya Affandi juga sempat digunakan untuk mengiringi pentas teater. Di antaranya berjudul Sunyi Menyapa, Yohoho, dan Semangat Ujian. ”Yang paling sulit itu menyatukan lirik dan aransemen musiknya,” kata personel band Jam Tu7uh Pagi itu. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button