Advertorial

Menko Airlangga Dorong Mahasiswa UMJ Berjiwa Wirausaha

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) memiliki jiwa wirausaha. Di hadapan 3.000 mahasiswa baru UMJ saat acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (15/9), Airlangga menuturkan rasio kewirausahaan di Indonesia masih rendah. Yakni hanya sekitar 3,4 persen.

Selain itu, wirausahawan Indonesia saat ini juga masih didominasi pelaku usaha di usia 25-34 tahun. Menurut Airlangga, generasi muda memiliki peran penting sebagai game charger untuk mendorong aktivitas kewirausahaan dan mempercepat penciptaan lapangan kerja.
‘’Kemampuan adaptasi tinggi, kompetitif, berjiwa entrepreneur, dan berkarakter merupakan prasyarat utama yang perlu dimiliki oleh generasi muda saat ini,’’ kata Airlangga saat memberi kuliah umum bagi mahasiswa UMJ, Rabu (15/9).

Selain berjiwa wirausaha, mahasiswa masa kini juga diharapkan mampu menggali potensi talenta digitalnya. Menurut Airlangga, di era digital sekarang ini, generasi muda bukan hanya menjadi job seeker, tetapi juga mampu menjadi job creator.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini memprediksi dalam 15 tahun ke depan, Indonesia membutuhkan talenta digital. Artinya, Indonesia butuh 600 ribu talenta digital per tahun. ‘’Pengembangan keterampilan digital diperkirakan akan memberikan kontribusi senilai Rp 4.434 triliun kepada PDB Indonesia di tahun 2030. Pemanfaatan talenta digital ini juga akan berperan sebagai akselerator bagi wirausaha,’’ ujar Airlangga.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menambahkan, pemerintah berkomitmen mengembangkan ekosistem kewirausahaan. Hal ini terbukti dengan terbitnya PP 7/2021 tentang kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan KUMKM. PP ini menekankan peran penting lembaga inkubator dalam mendorong pengembangan dan pertumbuhan wirausaha.

‘’Saya juga berharap Universitas Muhammadiyah Jakarta dapat berkontribusi menjadi inkubator bisnis baru yang memiliki akreditasi A, sehingga dapat membantu mencetak wirausahawan baru yang berkualitas,’’ ujar Airlangga yang juga meresmikan Gedung Pusat Inkubasi Bisnis kewirusahaan UMJ.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga memberi dukungan pengembangan talenta digital melalui gerakan nasional literasi digital, digital talent scholarship, dan digital leadership academy. Ketiga program tersebut diharapkan bisa membantu pengembangan keterampilan digital semua level. Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi UMKM. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas UMKM. (don/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button