Ponorogo

Meninggal Mendadak setelah Salat Subuh

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Maryuni kaget bukan kepalang ketika mengetahui suaminya, Sutaji, tak bernyawa di kios Terminal Seloaji Minggu (2/2). Perempuan 55 tahun itu langsung histeris. Kondisi tersebut tentu mengundang perhatian pedagang dan pengunjung terminal lainnya.

Mereka selanjutnya melaporkan kejadian itu ke polisi. Hasil dari visum luar, tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban diduga meninggal karena serangan jantung.

Hal itu diperkuat dari keterangan Maryuni. Dia juga meminta jasad suaminya tidak diotopsi. ‘’Posisi korban tergeletak di atas kasur salah satu kios terminal. Oleh istrinya dikira tidur kemudian dibangunkan. Tapi, tidak bangun-bangun. Ketika dicek ternyata sudah meninggal dunia,’’ terang Kapolsek Babadan AKP Sukamto.

Sebelum ditemukan meninggal, Sutaji sempat terlihat salat berjamaah dengan Maryuni. ‘’Selesai menunaikan salat, korban kembali lebih dulu ke kios. Sedangkan istrinya masih di masjid,’’ jelas Sukamto. (naz/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button