Ngawi

Mengganas di Ngawi Timur, Hama Tikus Rusak Tanaman Jagung-Kedelai

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Di tengah sulitnya mendapatkan air irigasi di musim kemarau ini, sejumlah petani wilayah Ngawi timur dibuat jengah dengan serangan hama tikus.

Hewan pengerat tersebut melahap sekaligus merusak tanaman jagung yang baru tumbuh. ‘’Kalau tidak dijaga, bisa nggak panen sama sekali,’’ kata Saliman, salah seorang petani Desa Sidokerto, kepada Radar Ngawi Rabu (24/7).

Tak ingin tanamannya ludes, setiap hari Saliman berburu di ladangnya. Caranya, lubang di tanah yang diyakini sarang tikus diasapi hingga hewan tersebut keluar. Meski lebih menyita tenaga, cara itu lebih ampuh ketimbang menggunakan racun. ‘’Pakai obat kurang efektif, mungkin tikusnya sudah hafal,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan, tikus hanya menyasar buah jagung. Sementara, batangnya tidak disentuh. ‘’Dipanjat, lalu dikuliti,’’ tuturnya sembari menyebut hama tikus yang mengganas di desanya juga menyerang tanaman kedelai.

Kini, petani dihadapkan pada kondisi dilematis. Pasalnya, jika beralih ke tanaman padi, sulit mendapatkan pasokan air. Mereka juga enggan menanam tembakau lantaran khawatir gagal panen seperti beberapa tahun lalu. ‘’Sebenarnya, tembakau bebas hama tikus, tapi perawatannya sulit,’’ ungkapnya.

Warsito, petani lainnya, mengakui menanam tembakau saat musim kemarau menjanjikan keuntungan lebih besar. Selain itu, tahan hama pengerat. ‘’Tapi, susahnya setiap hari harus dirawat. Kalau panen, siang malam kerja,’’ katanya. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close