News

Mengapa Longsor Mudah Terjadi Di Lahan Gundul

×

Mengapa Longsor Mudah Terjadi Di Lahan Gundul

Share this article

Mengapa Longsor Mudah Terjadi Di Lahan Gundul – , Jakarta Penyebab tanah longsor merupakan masalah yang sering terjadi di Indonesia. Bencana tanah longsor menimbulkan banyak kerugian bagi manusia dan lingkungan. Tanah longsor bisa terjadi di mana saja di dunia.

Tanah longsor dapat disebabkan oleh fenomena alam maupun aktivitas manusia. Mengetahui penyebab terjadinya tanah longsor dapat menyadarkan masyarakat akan bencana ini. Penyebab terjadinya tanah longsor sangat penting untuk dipahami bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor.

Mengapa Longsor Mudah Terjadi Di Lahan Gundul

Ada dua faktor utama penyebab terjadinya tanah longsor. Ini adalah faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor penggerak adalah faktor yang mempengaruhi keadaan zat itu sendiri, sedangkan faktor pemicu adalah faktor yang menyebabkan zat tersebut berpindah.

Patroli Sar Sat Brimob Polda Jabar Cek Tebing Rawan Longsor Di Musim Penghujan

Tanah longsor terjadi ketika sejumlah besar tanah, batu, atau puing-puing bergerak menuruni bukit. Tanah longsor dapat terjadi bersamaan dengan hujan lebat atau kekeringan, gempa bumi, atau letusan gunung berapi.

Erosi adalah pengikisan tanah yang disebabkan oleh arus air permukaan atau hujan, sungai atau gelombang laut yang mengikis lereng tanah. Air yang mengikis lereng tersebut akhirnya menjadi lebih curam dan menyebabkan tanah longsor.

Tebing yang tidak memiliki pepohonan atau tidak ditopang akan lebih mudah tergerus dan terkikis sehingga rentan terhadap longsor.

Gempa bumi merupakan salah satu penyebab paling umum terjadinya tanah longsor. Gempa bumi menyebabkan getaran, tekanan pada partikel mineral dan zona lemah pada massa batuan dan tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya longsor pada tebing atau gunung.

Cara Mencegah Kerusakan Alam

Gunung berapi menciptakan endapan abu yang sunyi, hujan lebat, dan aliran abu. Hal ini dapat menimbulkan getaran atau gangguan tanah yang berujung pada tanah longsor.

Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab terjadinya tanah longsor. Pada musim kemarau berkepanjangan, tanah akan mengering dan membentuk rongga atau pori-pori pecah-pecah. Pada musim hujan, air hujan akan masuk dan meresap ke dalam tanah yang retak dan mengisi retakan tersebut sehingga menyebabkan perubahan pada tanah. Perubahan tanah menyebabkan erosi dan tanah longsor berikutnya.

Proses terbentuknya lereng atau tebing curam adalah lewatnya angin dan air di sekitar lereng, sehingga mengakibatkan erosi lereng. Erosi ini dapat menyebabkan tanah longsor.

Gempa bumi juga dapat menyebabkan tanah longsor. Selain gempa bumi, getaran akibat lalu lintas di jalan yang landai juga dapat menyebabkan tanah longsor. Getaran juga dapat terjadi karena penggunaan mesin, bahan peledak atau bahkan petir.

Apa Yang Menyebabkan Longsor Di Perbukitan?

Sekalipun terjadi secara perlahan, penumpukan retakan pada lantai akibat getaran kecil akan menyebabkan lantai melorot atau tergelincir.

Baca Juga  Menurutmu Mengapa Kita Harus Melaksanakan 3m

Penyebab tanah longsor selanjutnya adalah ulah manusia. Pepohonan yang berada di lereng, tebing, gunung atau perbukitan berfungsi menyerap air dan mencegah terjadinya erosi tanah. Jika suatu daerah, terutama lereng dan tebing, tidak memiliki cukup pepohonan, maka akan terjadi tanah longsor.

Hutan yang kosong akan mempengaruhi struktur tanah yang menjadi gembur karena tidak mempunyai daerah penyangga atau resapan air.

Penyebab terjadinya tanah longsor berikutnya adalah adanya lahan pertanian di lereng gunung. Pengelolaan lahan pertanian dan perkebunan yang buruk akan menyebabkan tanah longsor. Tanaman pertanian dan perkebunan mempunyai akar yang kecil dan tidak cukup kuat untuk mempertahankan struktur tanah yang kokoh.

Masuki Musim Hujan, Waspada Dan Kenali Penyebab Tanah Longsor Halaman All

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan menggunakan alat berat untuk melakukan penggalian material pasca longsor di kawasan Ciganjur, Senin (10/12/2020). Alat berat dikerahkan untuk menggali puing-puing tembok yang runtuh saat longsor pada Sabtu malam, 10 Oktober. (merdeka.com/Arie Basuki)

Batuan pada lereng, seperti batuan sedimen vulkanik dan batuan sedimen kecil, mempunyai sifat atau ketahanan terhadap pelapukan sehingga mudah terurai ke dalam tanah. Hal ini juga menyebabkan tanah longsor.

Jenis tanah tertentu terkadang dapat menyebabkan tanah longsor. Tanah liat misalnya, mempunyai sifat mudah pecah pada musim panas dan menjadi lunak pada musim hujan. Hal ini menyebabkan lantai tidak diam pada tempatnya sehingga mudah roboh.

Petugas melewati tumpukan dedaunan yang hancur di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2020). Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu sore (10/10/2020) menyebabkan banjir dan tanah longsor di kawasan tersebut. (/Emanuel Antonio)

Warga Dusun Calingcing Pasrah Ratusan Hektar Sawahnya Tertimbun Longsor

Selain menyebabkan banjir, tumpukan sampah juga dapat menyebabkan tanah longsor. Sampah yang tidak pernah diolah dan dibiarkan menumpuk akan beresiko terjadinya tanah longsor, terutama akibat tingginya tekanan dan intensitas air hujan. Hal ini terjadi di TPA Leuwigajah dan menyebabkan puluhan korban jiwa.

Penurunan muka air danau atau bendungan secara cepat dapat menyebabkan hilangnya daya dukung lereng dan berkurangnya luas daratan. Hal ini akan berdampak pada waduk yang berpotensi longsor.

Peristiwa longsor di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2020). Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu sore (10/10/2020) menyebabkan banjir dan tanah longsor di kawasan tersebut serta mengakibatkan dua orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia. (/Emanuel Antonio)

Beban yang berlebihan pada tanah dapat menyebabkan tanah longsor. Beban tersebut bisa datang dalam bentuk salju, tumpukan sampah, bahkan pemukiman. Apabila di sekitar lereng terdapat rumah atau pemukiman yang berada di lereng tersebut dan kendaraan melewati tikungan lembah, maka jika beban terlalu berat dapat menyebabkan tanah longsor.

Baca Juga  Doa Masuk Kamar Mandi

Faktor Penyebab Tanah Longsor

Aktivitas penambangan juga dapat menyebabkan tanah longsor. Operasi penambangan dengan teknik peledakan seringkali menyebabkan daerah lain yang berisiko longsor akibat getaran bawah tanah.

* Realitas atau penipuan? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang disebarkan, kirimkan WhatsApp ke Nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan menuliskan kata kunci yang diinginkan.

Senyum Reza Rahadian raih Piala Citra kelima di FFI 2023 kategori Pemeran Utama Pria Terbaik di film Cruel Revenge

Sha Ine Febriyanti Raih Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2023: Film Budi Pekerti Masih Tayang di Bioskop, Tonton

Geography: Faktor Faktor Penyebab Terjadinya Tanah Longsor

Rachel Vennya melakukan debut aktingnya dan berhasil meraih piala di FFI 2023, dengan meraih penghargaan Aktris Pilihan Rakyat atas perannya sebagai Nur di film Panggilan Tidur. Gunung berapi menciptakan endapan debu kosong, hujan lebat, dan aliran debu. Hal ini dapat menimbulkan getaran atau pergerakan tanah yang dapat menyebabkan tanah longsor.

Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab terjadinya tanah longsor. Pada musim kemarau berkepanjangan, tanah akan mengering dan membentuk rongga atau pori-pori pecah-pecah. Pada musim hujan, air hujan akan masuk dan meresap ke dalam tanah yang retak dan mengisi retakan tersebut sehingga menyebabkan perubahan pada tanah. Perubahan tanah menyebabkan erosi dan tanah longsor berikutnya.

Erosi adalah pengikisan tanah yang disebabkan oleh arus air permukaan atau hujan, sungai atau gelombang laut yang mengikis lereng tanah. Air yang mengikis lereng tersebut akhirnya menjadi lebih curam dan menyebabkan tanah longsor. Tebing yang tidak memiliki pepohonan atau tidak ditopang akan lebih mudah tergerus dan terkikis sehingga rentan terhadap longsor.

Gempa bumi merupakan salah satu penyebab paling umum terjadinya tanah longsor. Gempa bumi menyebabkan getaran, tekanan pada partikel mineral dan zona lemah pada massa batuan dan tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya longsor pada tebing atau gunung.

Hutan Gundul, Jagung Dan Sulitnya Air Bersih?

Proses terbentuknya lereng atau tepian yang curam adalah lewatnya angin dan air di sekitar lereng sehingga mengakibatkan erosi lereng. Erosi ini dapat menyebabkan tanah longsor.

Gempa bumi juga dapat menyebabkan tanah longsor. Selain gempa bumi, getaran akibat lalu lintas di jalan yang landai juga dapat menyebabkan tanah longsor. Getaran juga dapat terjadi karena penggunaan mesin, bahan peledak atau bahkan petir. Sekalipun terjadi secara perlahan, penumpukan retakan pada lantai akibat getaran kecil akan menyebabkan lantai melorot atau tergelincir.

Penyebab tanah longsor selanjutnya adalah ulah manusia. Pepohonan yang berada di lereng, tebing, gunung atau perbukitan berfungsi menyerap air dan mencegah terjadinya erosi tanah. Jika suatu daerah, terutama lereng dan tebing, tidak memiliki cukup pepohonan, maka akan terjadi tanah longsor. Hutan yang kosong akan mempengaruhi struktur tanah yang menjadi gembur karena tidak mempunyai daerah penyangga atau resapan air.

Baca Juga  45 6 Miliar Won Berapa Rupiah

Penyebab terjadinya tanah longsor berikutnya adalah adanya lahan pertanian di lereng gunung. Pengelolaan lahan pertanian dan perkebunan yang buruk akan menyebabkan tanah longsor. Tanaman pertanian dan perkebunan mempunyai akar yang kecil dan tidak cukup kuat untuk mempertahankan struktur tanah yang kokoh.

Pendekar Lembah Mahoni

Batuan pada lereng, seperti batuan sedimen vulkanik dan batuan sedimen kecil, mempunyai sifat atau ketahanan terhadap pelapukan sehingga mudah terurai ke dalam tanah. Hal ini juga menyebabkan tanah longsor.

Jenis tanah tertentu terkadang dapat menyebabkan tanah longsor. Tanah liat misalnya, mempunyai sifat mudah pecah pada musim panas dan menjadi lunak pada musim hujan. Hal ini menyebabkan lantai tidak diam pada tempatnya sehingga mudah roboh.

Selain menyebabkan banjir, tumpukan sampah juga dapat menyebabkan tanah longsor. Sampah yang tidak pernah diolah dan dibiarkan menumpuk akan beresiko terjadinya tanah longsor, terutama akibat tingginya tekanan dan intensitas air hujan. Hal ini terjadi di TPA Leuwigajah dan menyebabkan puluhan korban jiwa.

Penurunan muka air danau atau bendungan secara cepat dapat menyebabkan hilangnya daya dukung lereng dan berkurangnya luas daratan. Hal ini akan berdampak pada waduk yang berpotensi longsor.

Simak! Berikut Penyebab Tanah Longsor

Beban yang berlebihan pada tanah dapat menyebabkan tanah longsor. Beban tersebut bisa datang dalam bentuk salju, tumpukan sampah, bahkan pemukiman. Apabila di sekitar lereng terdapat rumah atau pemukiman yang berada di lereng tersebut dan kendaraan melewati tikungan lembah, maka jika beban terlalu berat dapat menyebabkan tanah longsor.

Aktivitas penambangan juga dapat menyebabkan tanah longsor. Operasi penambangan dengan teknik peledakan seringkali menyebabkan daerah lain yang berisiko longsor akibat getaran bawah tanah.

Penyebab tanah longsor lainnya adalah kebocoran air, yang juga merupakan aktivitas manusia yang turut melemahkan lereng. Penyebab terjadinya tanah longsor biasanya mempunyai jangka waktu yang lama, penggundulan hutan merupakan peristiwa hilangnya tutupan hutan yang berubah menjadi tutupan yang lain, potensi terjadinya penggundulan hutan terjadi pada hutan yang terletak pada kawasan dengan intensitas tinggi atau berbatasan langsung dengan aktivitas manusia.

Deforestasi dapat diartikan secara kuantitatif yaitu berkurangnya tutupan tajuk pohon kurang dari ambang batas minimal 10% dalam jangka panjang dengan tinggi pohon minimal 5 m pada luas minimal 0,5 ha.

Manfaat Reboisasi, Dari Menyimpan Air Hingga Mencegah Bencana

Mudah