News

Mengapa Kita Harus Berhati-hati Saat Menggunakan Identitas Bangsa Indonesia

×

Mengapa Kita Harus Berhati-hati Saat Menggunakan Identitas Bangsa Indonesia

Share this article

Mengapa Kita Harus Berhati-hati Saat Menggunakan Identitas Bangsa Indonesia – Karena pesatnya perkembangan teknologi informasi, terdapat risiko aktivitas kriminal seperti pencurian identitas, perusakan data, dan pencurian uang. Salah satu kejahatan terkini adalah penipuan.

Phishing adalah upaya memperoleh informasi mengenai data orang lain dengan menggunakan teknik menipu. Data yang menjadi sasaran penipuan meliputi informasi pribadi (nama, umur, alamat), informasi akun (username, password), dan informasi keuangan (informasi kartu kredit, akun).

Mengapa Kita Harus Berhati-hati Saat Menggunakan Identitas Bangsa Indonesia

1. Selalu mendapatkan informasi terkini tentang penipuan – Mengetahui lebih banyak tentang penipuan sejak dini dapat mengurangi risiko Anda terkena penipuan.

Mengenal Cyber Security: Cara Mengamankan Datamu Di Internet

2. Hati-hati sebelum mengklik link. Ketika sebuah link dikirimkan oleh orang yang tidak anda kenal, ada baiknya anda mengecek apakah link yang dikirimkan tersebut berasal dari website resminya, jangan sembarangan membuka link yang dikirimkan tersebut.

4. Periksa keamanan situs web. Sebelum mengirimkan atau membuat informasi pada suatu website, pastikan URL website tersebut diawali dengan “https” dan memiliki ikon gembok tertutup di samping nama website.

5. Periksa akun online Anda secara teratur – Biasakan untuk mengubah kata sandi Anda secara teratur, memeriksa laporan akun Anda secara teratur, dan mengaktifkan keamanan dua langkah untuk setiap akun online Anda.

6. Perbarui browser Anda dan gunakan firewall – Perbarui browser Anda secara berkala untuk meningkatkan keamanan Anda saat menjelajahi situs web dan selalu aktifkan firewall perangkat Anda untuk mencegah penipu menyerang jaringan dan komputer Anda.

Cara Menghindari Penipuan Online Yang Perlu Kamu Tahu

7. Waspada terhadap pop-up – Jangan mengklik tombol batal atau link secara tidak sengaja di jendela pop-up. Saat pop-up muncul, klik ikon x. Kementerian Informasi dan Komunikasi (Keenkoinfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi dan mitra jaringannya baru-baru ini meluncurkan 58 buku bersama terkait literasi digital di Bali. ANTARA/HO – Dokumen pribadi.

JAKARTA (ANTARA) – Koang Tri Werthi, akademisi Universitas Internasional Bali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai layanan yang meminta informasi pribadi.

“Aktivitas digital yang tinggi membuka kemungkinan-kemungkinan buruk seperti penipuan dan pengambilalihan akun. Diperlukan kesadaran masyarakat terhadap situasi digital,” kata Tri Werthi. Dinas Komunikasi dan Informatika Komunitas Digital Daerah Bali – Rabu, Nusa Tenggara.

Tri Werthi meyakini layanan digital merupakan suatu proses yang menjamin kemudahan penggunaan layanan digital baik secara online maupun offline.

Maraknya Tindakan Cyber Crime Di Era Globalisasi Saat Ini, Mahasiswa Kkn Tim Ii Undip 2021 Lakukan Edukasi Kepada Masyarakat Tentang Pentingnya Menjaga Data Pribadi Saat Ber Media Sosial

Menurut Tri Werthi, masyarakat juga perlu memiliki pemahaman yang jelas mengenai fitur-fitur keamanan digital seperti penggunaan perangkat digital, identifikasi digital, kesadaran akan penipuan digital, kesadaran akan jejak digital, dan keamanan digital bagi anak-anak.

Baca Juga  Ciri Ciri Karya Patung Zaman Prasejarah Khususnya Zaman Batu Adalah

“Waspadalah dengan siapa kita berinteraksi di Internet. Berhati-hatilah saat berbelanja online (pastikan penjual dapat dipercaya dan berbelanja dari sumber terpercaya) dan hanya menginstal aplikasi dengan resi yang benar (AppStore atau Google Play),” pungkas Koang Tri Werthi. .

#akinCakapDigital Webinar 2022 merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang diselenggarakan oleh Keenkoinfo bekerjasama dengan Siberkreasi dan mitra jaringan lainnya.

Kami berharap kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga awal Desember ini dapat memberikan panduan dalam menjalankan aktivitas digital pada masyarakat setempat.

Cara Menjaga Privasi Di Media Sosial, Jangan Ceroboh!

Sejak diluncurkan pada tahun 2017, GNLD telah menjangkau 12,6 juta warga. Pada tahun 2022, Keenkoinfo menargetkan memberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta warga.

Pendidikan literasi digital di 34 provinsi dan 514 daerah otonom selalu membahas setiap topiknya dari perspektif empat poros utama: Secara khusus, teknologi digital, etika digital, kondisi digital, dan budaya digital menjadikan masyarakat Indonesia semakin kompeten secara digital.

), dosen STIK Priakara Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri Astawa menegaskan, interaksi dan partisipasi dengan beragam masyarakat di ruang digital melalui media digital memerlukan etika digital.

Netiket, atau etika Internet, adalah etiket dalam menggunakan Internet. Dikenal sebagai Tuning, perempuan harus terus mendasarkan interaksi dan komunikasi mereka pada kesadaran bahwa mereka dilakukan dengan orang-orang nyata di jaringan yang berbeda.

Data Pribadi: Hal Berharga Yang Harus Kita Jaga

Untuk itu Regulator Wars memerlukan kemampuan literasi digital terkait netiket. Secara khusus, mengacu pada kemampuan mengakses informasi sesuai dengan etiket jaringan pada platform digital, kemampuan memilih dan menganalisis informasi, kemampuan melindungi diri dari tindakan negatif, kemampuan memproduksi dan mendistribusikan informasi, dan kemampuan memverifikasi informasi. .

Tuning mengatakan, “Selanjutnya, setelah mempraktikkan netiket, diperlukan kemampuan membangun hubungan sosial dengan mengkolaborasikan data dan informasi melalui ide dan gagasan di platform digital.” Termasuk juga komunitas digital di Denpasar.

Baca Juga: Panduan Literasi Christina Artha Tiahahu luncurkan buku digital. Baca juga: Para Ulama Ingatkan Pentingnya Hormati Keberagaman di Dunia Digital Baca juga: Psikolog: Ayah dan Ibu Perlu Tingkatkan Literasi Digitalnya. Beberapa hari yang lalu, saya menemukan status WhatsApp seseorang yang berisi nasihat Islami. . Dia menyarankan wanita Muslim untuk tidak berbagi foto di jejaring sosial. Sebab foto bisa menjadi sumber fitnah dan menimbulkan perasaan bersalah.

Baca Juga  Perbuatan Kita Akan Dimintai Titik-titik Oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala

. Tentu saja saya setuju. Berbagi foto secara sembarangan adalah ide yang bagus, terutama jika foto tersebut tidak mencakup area pribadi. Tapi saya tidak setuju dengan alasan yang dia berikan.

Unpar Ajak Pelajar Sma Bijak Gunakan Media Sosial Dan Pahami Risiko Hukum Uu Ite

Saat ini, mengunggah foto sudah menjadi hal yang lumrah bagi semua orang, baik tua maupun muda, anak-anak, pria maupun wanita. Dengan semakin canggihnya teknologi, mengambil foto menjadi sangat mudah, dan memposting foto juga menjadi sangat mudah bagi banyak orang.

Berikut gambar yang banyak beredar di dunia maya, berikut enam alasan mengapa para cewek harus berhati-hati saat memposting foto-foto yang disebutkan dalam foto tersebut: Saya pikir kita perlu memperbaikinya.

Gambar wanita bisa digunakan sebagai alat ajaib. Jika sebuah foto bisa digunakan sebagai alat ajaib, bukankah itu hanya foto perempuan dan bukan laki-laki? Hanya ‘Fotografi dapat digunakan sebagai alat ajaib’ (

Wanita shalihah sangat pemalu. Dalam masyarakat kita, rasa malu mungkin dipahami sebagai bagian dari etika, tapi apa arti rasa malu? Rasa malu karena mengambil sesuatu yang bukan haknya dan rasa malu karena melakukan sesuatu yang melanggar syariat merupakan bentuk rasa malu yang baik.

Briptu Citra Ingatkan Bahaya Penipuan Online

Namun jika rasa malu untuk berbicara tentang ketidakadilan merupakan bentuk rasa malu yang baik, maka tentu saja hal tersebut tidak benar. Rasa malu dapat dikaitkan dengan moralitas. Seorang muslim yang berakhlak baik tidak akan malu berbuat baik dalam bentuk apapun. Bahkan ketika dia harus bersuara keras di depan umum untuk melindungi saudaranya yang lebih lemah. Rasa malu ada tempatnya. Ya?

, perempuan adalah sumber fitnah. Benarkah wanita cantik jadi sasaran fitnah karena melecehkan pria? Bagaimana dengan pria penggoda yang terus menerus menusuk pikiran wanita, mengalihkan perhatiannya dan membuat mereka tidak bisa berkonsentrasi? Banyak wanita yang tergiur dengan pria sukses, terutama pria kaya raya.

Di sini kita dapat memahami bahwa sumber hinaan tidak hanya berasal dari gender, tetapi juga dari hati, pikiran, dan mata kita. Jadi Islam mengajarkan hal ini:

Informasi lebih lanjut Informasi lebih lanjut Informasi lebih lanjut ؑ مَا Pengantar Kehendak Tuhan َب١نَآىِ Pengantar Kehendak Tuhan ٱلَّجِينَ لَ Informasi lebih lanjut ّهَ ٱل١مُؤ١مِنُونَ جَمِيعًا

Alasan Penting Mengapa Anda Harus Menjaga Keamanan Privasi Saat Bermain Game Online

“Bicaralah kepada orang-orang yang beriman. Itu lebih suci bagi mereka, dan Allah mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (30). “Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: “Tahanlah mata mereka dan aurat mereka, dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan mereka kecuali yang (biasanya) dapat mereka lihat. Mereka harus menutup dada dan tidak boleh memperlihatkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau kepada ayah mereka, atau kepada ayah suami mereka, atau kepada anak laki-laki mereka, atau kepada anak laki-laki suami mereka, atau kepada saudara sepupu mereka, atau kepada saudara sepupu mereka. ‘ anak laki-laki, anak laki-laki dari saudara perempuan mereka, perempuan muslim, budak-budak yang mereka miliki; pembantu laki-laki yang tidak mempunyai syahwat (terhadap perempuan), anak-anak yang tidak memahami aurat perempuan. Dan jangan biarkan mereka menginjak kaki Anda sehingga permata yang mereka sembunyikan dapat ditemukan. Dan hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah agar kamu semua beruntung.” (30 pertama).

Baca Juga  Susunan Struktur Teks Negosiasi Yang Tepat Adalah

Wanita terbaik adalah wanita yang paling tertutup. Apakah ini klaim tentang Islam, agama yang penuh belas kasihan terhadap seluruh alam semesta?

Sahih Bukhari, tidak. 1. Pada masa Nabi Muhammad SAW, perempuan sebenarnya sering menghadiri pertemuan Nabi, seperti yang dijelaskan pada tahun 1498. Buku tersebut bercerita tentang wanita seperti Zainab ays-Tsaqafiyah ra yang menghadiri masjid dan pergi ke rumah Muhammad. Nabi Muhammad SAW mengajukan pertanyaan terkait agama dan kehidupan sehari-hari. Banyak referensi tentang wanita yang menghadiri konferensi Nabi pada masa Nabi untuk mempelajari Islam.

Insya Allah يه وسلم بقال : ((تصدّقن ولو من حليّكنّ)). Sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, sesuai sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, Insya Allah, Insya Allah itu salah satu hal yang paling menakjubkan.

Pencurian Identitas: Cara Melindungi Identitas, Akun, Dan Uang Anda Selama Pandemi

Zainab a, istri Abdullah bin Mas’ud Ra, berkata, “Ketika aku berada di masjid, Nabi Muhammad SAW melihat SAW dan berkata, ‘Abba, kamu beramal bahkan dalam dekorasi yang kamu miliki.’ Dia berkata.” “Zainab-lah yang menafkahi Abdullah dan anak-anak yatim piatu.

Dia berkata kepada Abdullah, “Tanyakan pada Rasulullah Saw apakah saya boleh.”

Mengapa kita harus melestarikan, mengapa kita harus beragama, mengapa kita harus berbisnis, mengapa kita harus bersyukur, mengapa bangsa indonesia harus bersatu, mengapa kita harus jujur, mengapa kita harus berpuasa, mengapa kita harus istiqomah, mengapa kita harus puasa, mengapa kita harus sholat, mengapa kita harus, mengapa kita harus shalat