Pacitan

Mendes-PDTT Prioritaskan Pacitan Dibangun Pemancar

6 tanpa Sinyal, 6 Tertinggal

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kondisi geografis Kabupaten Pacitan membuat sebagian wilayahnya minim sinyal komunikasi seluler. Bahkan, beberapa di antaranya blank spot alias nihil jangkauan penyedia provider. ‘’Ada enam kepala desa (kades) yang mengacungkan tangan saat saya tanya desa tanpa sinyal, semoga cuma itu,’’ kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Abdul Halim Iskandar Kamis (16/1).

Halim kemarin melakukan kunjungan kerja ke Pacitan. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk berdialog dengan para kades. Menurut dia, di era modernisasi saat ini, ketiadaan sinyal komunikasi seluler tak dapat ditoleransi. Terlebih, 2020 ini pernyaluran dana desa dilakukan langsung dari rekening negara ke desa. Dia pun berjanji memprioritaskan Pacitan untuk pemasangan menara pemancar sinyal seluler. ‘’Kami sudah bekerja sama dengan Kemenkominfo dan Telkom,’’ ujarnya.

Tidak hanya itu, di Pacitan juga masih ada enam desa kategori tertinggal. Kategori lainnya, desa mandiri satu desa, berkembang 116 desa, serta maju 44 desa. Menurut dia, faktor penyebabnya kesesuaian lembaga pendidikan hingga akses menuju desa tersebut.  ‘’Permasalahan utama ini harus kita selesaikan dulu,’’ tuturnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan Sanyoto menyampaikan, status desa tertinggal hingga mandiri tersebut ditentukan Kemendes-PDTT. Keenam desa tertinggal itu meliputi Sambong, Temon, Petungsinarang, Kledung, Watupatok, dan Sukorejo. ‘’Kriterianya dihimpun oleh para pendamping desa masing-masing, selanjutnya dilaporkan ke Kemendes-PDTT,’’ terangnya.

Dia menambahkan, tahun ini keenam desa tertinggal itu bakal mendapat dana desa tambahan. Besarannya sesuai ketentuan dan rumus yang ditetapkan kementerian. Targetnya dalam setahun, mereka bakal naik kasta. Sebaliknya, saat gagal mencapai target, dipastikan bakal mendapat punishment. ‘’Bentuknya bisa pengurangan dana desa tahun berikutnya,’’ ungkap Sanyoto. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close