AdvertorialMagetan

Mendagri Puji ADM Pemkab Magetan

Dicontoh 513 Daerah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM) hasil inovasi Pemkab Magetan mencuri perhatian pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian rela menengok langsung operasional peranti yang mempermudah urusan administrasi kependudukan itu Jumat (31/1). ‘’Jauh-jauh datang ingin melihat, sudah benar tidak, sudah ada belum barangnya,’’ katanya.

Tito telah mendengar terobosan dinas kependudukan dan catatan sipil (disdukcapil) itu dua bulan lalu. Kabupaten ini menjadi daerah pertama dari 514 kota/kabupaten yang memanfaatkan ADM. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah kepincut duluan dengan alat yang ada di mal pelayanan publik (MPP) Pasar Baru Magetan (PBM) itu. Bahkan, dijadikan role model atau percontahan untuk kota dan kabupaten lainnya di Jatim. ‘’Saya sangat mengapresiasi. Sebanyak 513 wali kota dan bupati lainnya harus mengadakan juga,’’ ucapnya.

Mantan Kapolri itu melihat pengoperasian ADM mulai cetak surat kependudukan. Mulai cetak KTP elektronik (e-KTP), kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA), dan surat kematian. Mesin dengan cara kerja mirip anjungan mesin tunai mandiri (ATM) itu membuat proses cetak bisa selesai hitungan detik. ‘’Dengan barcode, langsung cetak sendiri. Hitungannya detik, paling lama semenitan,’’ puji Tito.

Dalam kunjungannya, Tito sempat menyinggung kelangkaan blangko e-KTP. Dia menjanjikan masalah itu terpecahkan tahun ini. Komitmen itu ditunjukkan lewat alokasi dana sebesar Rp 250 miliar untuk pengadaan blangko. Bujet ratusan miliar itu setara 25 juta keping blangko e-KTP. ‘’Kalau sudah dipenuhi, otomatis tidak ada masalah di akhir tahun,’’ ucapnya.

Kepala Disdukcapil Magetan Hermawan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Tito. Pun pujian terhadap inovasi lembaganya. Dia menegaskan orientasi ADM bukan mengejar pengoperasionalan pertama kalinya di tanah air. Melainkan lebih kepada peningkatan pelayanan publik. Masyarakat tidak lagi antre lama untuk mencetak dokumen kependudukan. ‘’ADM ini juga untuk memenuhi tuntutan zaman milenial. Bagi yang sibuk bekerja, bisa mencetak setiap saat,’’ terangnya. (bel/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button