Magetan

Menanti Bantuan Paket Data Internet

Sesuai Juknis Bertahap Mulai 22 September

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Para pelajar di Magetan yang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) harus bersabar. Sebab, realisasi bantuan paket data internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hingga kini belum jelas. Bahkan, pendaftaran ditargetkan selesai 11 September lalu  diperpanjang. ‘’Sampai 25 September,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan Suwata Senin (21/9).

Alasannya, banyak daerah yang belum menyelesaikan pendataan nomor smartphone siswa. Belum lagi, sasaran penerima bantuan diperluas. Siswa PAUD akhirnya juga mendapat jatah. Sehingga, Kemendikbud minta data tambahan Sabtu lalu (19/9). ‘’Makanya bulan ini sepertinya juga belum,’’ ujarnya.

Suwata tak ingin berspekulasi kapan realisasinya. Apakah berbarengan atau bertahap. Per provinsi, kota atau kabupaten, dan sebagainya. Sedangkan penyalurannya secara langsung. Dari data yang terkumpul melalui aplikasi dapodik, disalurkan ke nomor siswa atau orang tua. ‘’Kami hanya minta sekolah mengumpulkan nomor siswa atau orang tua ke aplikasi dapodik,’’ tuturnya.

Menurut Suwata, sempat ada kendala dalam proses pendataan.  Nomor siswa tidak sinkron dengan data provider jaringan saat proses verifikasi dan validasi. Sebab, banyak siswa yang mendaftarkan nomornya dengan indentitas orang lain lantaran tidak memiliki e-KTP.  Alhasil, sebagian di antaranya menggunakan nomor milik orang tua. ‘’Punyanya kartu pelajar,’’ katanya.

Sementara itu, di laman https://www.kemdikbud.go.id/, Kemendikbud menerbitkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020. Di antaranya disebutkan bantuan disalurkan secara bertahap mulai  22 September hari ini. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close