features

Memupuk Wawasan Kebangsaan ala Rumah Garuda Pancasila

Ada 10 Rumah Garuda Pancasila di seluruh Indonesia. Salah satunya berada di Kota Madiun. Adalah Wahyu Budi Ambarihadi sosok yang menginisiasi pendirian tempat memupuk wasasan kebangsaan yang seiring dengan nilai-nilai Pancasila.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

PENDIRIAN Rumah Garuda Pancasila (RGP) di Kota Madiun yang digagas Wahyu Budi Ambarihadi terinspirasi dari tempat serupa di Jogjakarta. Tidak butuh waktu lama, RGP yang diresmikan pada 10 Februari 2019 itu langsung mengundang minat anak muda dari berbagai komunitas untuk bergabung.

Dalam setiap kesempatan berkumpul, mereka selalu mendiskusikan topik tertentu, terutama yang berkaitan dengan prinsip hidup bernegara sesuai nilai-nilai Pancasila. Pun, ada kegiatan camping kebangsaan dan keliling kafe membahas sejarah Kota Madiun. ”Siapa saja boleh gabung, yang penting sadar untuk mencintai tanah air,” kata Wahyu.

Bagi Wahyu, para founding father negeri ini tidak asal-asalan memilih Garuda Pancasila sebagai lambang negara. Melainkan menilik historisnya. ‘’Cerita garuda sudah ada di masa Airlangga. Relief garuda terukir di Candi Kidal,” beber pria 60 tahun itu sembari menyebut Garuda Pancasila disahkan sebagai lambang negara pada 11 Februari 1950.

Untuk memperingati momen tersebut, saban 11 Februari para pegiat Rumah Garuda Pancasila mendatangi sejumlah sekolah untuk mengajak siswa mewarnai lambang negara. Sebelum kegiatan dimulai, mereka diberi pemahaman seputar Pancasila. ‘’Kami juga pernah mengadakan festival burung garuda di Prambanan,’’ ungkapnya.

Sejauh ini di seluruh Indonesia baru ada 10 Rumah Garuda Pancasila. Yakni, Jogjakarta, Kota Madiun, Surabaya, Bekasi, Bojonegoro, Mataram, Riau, Bandung, Pemalang, dan Bima. ”Harapannya ke depan setiap daerah ada Rumah Garuda Pancasila, dan masing-masing menonjolkan karakter sesuai muatan lokalnya,’’ ujar warga Jalan Sri Gadis, Kartoharjo, itu. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button