Magetan

Melambat Pelebaran Jalan Barat

Pembebasan Lahan Perlu Sosialisasi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Progres pelebaran jalan masuk Stasiun Magetan, Barat, melambat. Eksekusi rencana yang digulirkan setahun lalu itu terhadang pembebasan lahan di Desa Karangsono. ‘’Kami lakukan sosialisasi dulu agar bisa menyiapkan tempat baru untuk ditinggali,’’ kata Camat Barat Yok Sujarwadi Kamis (17/9).

Selain bangunan rumah dua kepala keluarga (KK), pemkab juga perlu membebaskan tiga bidang tanah kosong. Lahan itu aset PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dana pembebasan diambil dari perubahan APBD (P-APBD) 2020. ‘’Tahun depan bisa segera memulai pengerjaan,’’ ujarnya.

Yok menerangkan, peningkatan jalan perlu dilakukan karena arus lalu lintas di sekitar stasiun meningkat. Sejak nama tempat transit kereta itu berubah dari sebelumnya Stasiun Barat. ‘’Bagaimanapun fasilitas jalan harus ditunjang,’’ ucapnya.

Budiman, salah seorang warga terdampak, legawa diminta relokasi. Meski rumah di atas tanah seluas sekitar 200 meter persegi itu telah dihuni selama 42 tahun. Dia paham pelebaran jalan bagian dari pembangunan daerah. ‘’Kami sudah mengurus ke pemerintah desa,’’ ujarnya.

Dia belum tahu bakal pindah ke mana. Sejauh ini belum punya pandangan tempat tinggal baru dan strategis. ‘’Saya asli Ngawi, kalau istri asli sini,’’ katanya. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close