Madiun

Maulana Astnan Al Hayat Rutin Latihan Tiap Senin (3-Habis)

Kejar Ketinggalan Pelajaran Pinjam Buku Catatan Teman

Maulana Astnan Al Hayat rela nggowes lintas provinsi demi mengikuti latihan bersama (latber) Pendekar Gowes 2020. Cyclist yang mendulang sukses di katagori youth itu merupakan penantang tunggal dari Happy Monday Solo.

ASEP SYAEFUL BACHRI, Jawa Pos Radar Madiun

ASTNAN –sapaan Maulana Astnan Al Hayat– meringis kelelahan sesampainya di halaman kantor Kecamatan Kare, Minggu (2/8). Meski tampak kelelahan, dia cukup senang karena berhasil finis pertama. Penantang tunggal dari Bulususur, Wonogiri, Jateng, itu berhasil mengungguli 24 peserta di kategori yang diikutinya. ‘’Beberapa cyclist sudah kenal karakternya. Semuanya atlet andal. Nggak nyangka bisa finis pertama,’’ ucap pelajar kelas XI MAN Wonogori itu.

Astnan pun membeber strategi. Saat peleton cyclist masih beriringan, dia akan tetap membersamai. Begitu ada salah satu peserta yang mulai meninggalkan rombongan, barulah dia akan memburunya sampai dapat. Namun, jika dalam sepuluh menit tidak ada yang meninggalkan peleton, Astnan akan mencoba mengayuh sepedanya sekencang mungkin untuk mengawali jadi yang pertama. ‘’Dalam bersepeda itu stamina dan kecepatan jadi kunci untuk juara,’’ katanya.

Satu-satunya atlet muda Happy Monday Solo itu mendapat informasi seputar latber Pendekar Gowes 2020 dari temannya di kota ini. Karena sepi ajang balapan selama pandemi, dia memutuskan berangkat sendirian. ‘’Namanya atlet ya butuh latihan,’’ ujarnya.

Astnan terbilang pemain baru. Ketertarikannya pada dunia balap sepeda baru dirintisnya dua tahun lalu. Kendati masih baru, bukan berarti tanpa prestasi. Di tahun pertamanya ikut kejuaraan nasional, dia mampu menduduki nomor V ECC (Education Cycling Center) Criterium Championship 2020 di Stadion Pakansari, Bogor. ‘’Itu piala pertama saya sebagai atlet sepeda,’’ kenangnya.

Cita-citanya sebagai atlet sepeda membuatnya keras berlatih. Dia berlatih 5-6 kali dalam sepekan. Rata-rata jarak latihan harian 60-100 kilometer. Pergi pulang Wonogiri-Solo. Happy Monday terkenal dengan gowes pada hari Senin. Astnan pun terbiasa melahap rute ring Solo-Jogjakarta atau Solo-Cemoro Sewu Karanganyar. Rute Solo-Jogjakarta hanya ditempuh 2 jam. Sedangkan Solo-Cemoro Sewu sekitar 2,5 jam. ”Solo-Cemoro Sewu itu tanjakannya luar biasa,” ungkapnya.

Agar bisa latihan tiap Senin, Astnan selalu izin ke sekolah dengan menyertakan surat dispensasi dari KONI dan ISSI Wonogiri. Agar tidak ketinggalan materi pelajaran,  dia biasanya pinjam buku catatan milik teman. Jika ada ujian, menyusul pada hari berikutnya. ‘’Alhamdulillah sampai sekarang sekolah aman. Masih bisa mengikuti materi pelajaran,’’ pungkasnya. *** (fin/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close