Ngawi

Masuk Ngawi Ketat, Ada Pemudik Diminta Putar Balik

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pengendara bermotor dari luar daerah yang masuk Ngawi sejauh ini patuh aturan. Hasil penyekatan petugas gabungan di tiga titik pada Sabtu (24/4), mayoritas pemotor dan pemobil telah mengantongi surat keterangan bebas Covid-19. ‘’Yang tidak bisa menunjukkan, rapid test di tempat,’’ kata Kabagops Polres Ngawi Kompol Slamet Suyanto, Senin (26/4).

Penyekatan dilakukan di Mantingan, tepatnya gerbang keluar-masuk Sragen, Jawa Tengah. Lalu, exit tol Solo-Kertosono di Desa Grudo, Ngawi, dan Desa Banyuurip, Ngawi, yang berbatasan Bojonegoro. ‘’Hanya pemeriksaan, belum ada sanksi,’’ ujarnya.

Slamet mengatakan, pemeriksaan bagian dari sosialisasi larangan mudik pada 6–17 Mei. Kegiatan itu berlangsung sejak 22 April lalu. ‘’Mulai 6–17 Mei nanti, kalau ditemukan pemudik, kami kembalikan ke kota asalnya,’’ tegasnya.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyatakan, pengetatan pengendara bermotor menindaklanjuti adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 13/2021. Khusus pengendara luar daerah, hanya pengantong surat tugas, emergensi, dan bebas Covid-19 yang boleh melintasi Ngawi. ‘’Kalau untuk pengendara selingkaran atau Madiun Raya boleh melintas,’’ ujarnya. (mg3/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button