Ngawi

Masalah Ekonomi di Kala Pandemi Bikin 1.032 Rumah Tangga di Ngawi Hancur

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Perkara perceraian di Ngawi bikin ngelus dada. Pengadilan Agama (PA) setempat mengabulkan 1.032 perkara cerai gugat dan talak sepanjang Januari hingga Jumat (23/7) lalu. Jumlah itu meningkat 289 perkara dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama. ‘’Masih bisa meningkat sampai akhir tahun ini,’’ kata Panitera Muda Gugatan PA Ngawi Hidayat Murjito, Minggu (25/7).

Hidayat menuturkan penyebab retaknya bahtera ribuan rumah tangga itu didominasi masalah ekonomi. Persentasenya mencapai 70 persen. Mulai pihak suami tidak memberi nafkah, meninggalkan istri, atau sama-sama bekerja namun sudah tidak memiliki rasa saling percaya. ‘’Baik sebelum atau selama pandemi, faktor perekonomian masih diminan sebagai penyulut pertengkaran dalam rumah tangga yang kemudian berujung perceraian,’’ terangnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button