Pacitan

Masa Depan Ponkesdes di Tangan Bupati Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Ada secercah harapan bagi petugas pondok kesehatan desa (ponkesdes). Kelak, pasca kontraknya disapih pemprov, pemkab pasang badan. Tetap berupaya menyambut mereka dengan tangan terbuka.

Plt Kadinkes Pacitan Hendra Purwaka mengatakan, saat ini pengajuan kelanjutan program rintisan Pakde Karwo –eks gubernur Jatim– itu telah disodorkan ke meja bupati. Guna dibahas dalam RPJMD mendatang. Meski jaminan dan kesejahteraan masa depan belum tentu sesuai harapan. ‘’Setuju-tidaknya jadi keputusan bupati, tapi kami sudah ajukan,’’ tegasnya, Selasa (5/10).

Hendra mengangankan program layanan kesehatan rintisan pemprov itu dapat dilanjutkan. Tanpa berlabelkan ponkesdes seperti sepuluh tahun terakhir. Soal penggajian tentu disesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah. ‘’Kemungkinan konsepnya seperti honorer. Jadi, gajinya tak sebanyak sekarang karena nanti 100 persen dari kabupaten,’’ ujarnya.

Sejak dirintis 2011 silam, 70 persen gaji petugas ponkesdes di-cover pemprov. Namun, sejak Mei lalu pembayaran gaji dari pemprov macet. Refocusing Covid-19 membuat gaji hanya dapat dicairkan empat bulan. Meskipun 30 persen dana sharing pemkab masih berjalan. ‘’Jadi, sementara ini hanya dapat dari pemkab. Tapi, kami sudah koordinasikan dengan pemprov. Gaji yang tertunda itu segera cair,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button