Madiun

Maling Satroni Rumah Pegawai BPS

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Anggi Diah tergopoh-gopoh saat ditelepon ibunya. Saat itu dia baru saja jalan kaki meninggalkan rumah. Menyusul suaminya, Gunawan Candra, ke rumah adiknya yang berjarak tak lebih 200-an meter. ‘’Saya sampai rumah adik pukul 10.10. Ibu saya menelepon pukul 10.33, tanya rumah nggak ada orang kok pintunya dibuka,’’ kata Anggi mengutip ibunya Senin (27/9).

Mendapat kabar itu, Anggi mengambil langkah seribu balik ke rumah. Dia ingat betul seluruh pintu termasuk pagar telah terkunci. Ternyata, gembok pagar sudah rusak. Jendela rumah rusak dan pintu rumah terbuka. ‘’Pintu rumah saya kunci, tapi gerendelnya bisa dibuka kalau dari dalam. Jendela ada bekas congkelannya,’’ ujar Anggi.

Anggi mendapati seisi rumah dan kamar berantakan. Laptop aset kantor seharga Rp 30 juta lebih di meja kerja raib. Sedangkan laptop lain milik pribadi di meja itu tak disentuh. Perhiasan emas berupa cincin, anting, dan cincin bayi total 10 gram digondol. Termasuk uang tunai Rp 500 ribu. ‘’Uang tunai ada di kamar utama, kamar depan, dan tas,’’ ungkapnya.

Sementara tiga unit sepeda motor dengan stopkontak masih menancap tak dicuri. Dia bergegas menghubungi ketua RT setempat. Laporan diteruskan ke kepolisian yang langsung mendatangi lokasi. ‘’Charger-nya juga diambil, padahal laptop itu isinya data-data penting terkait statistik. Semoga bisa diselamatkan,’’ harap istri pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun itu.

Rumah koordinator statistik kecamatan (KSK) Taman itu disatroni maling Minggu lalu (26/9). Pencuri beraksi dalam waktu 23 menit. Korban ditaksir mengalami total kerugian mencapai Rp 41,5 juta. ‘’Dua saksi korban sudah dimintai keterangan. Akan kami perdalam keterangan itu,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Tatar Hernawan.

Menurut Tatar, kejadian tersebut termasuk kategori pencurian dengan pemberatan (curat). Diduga pencuri memanfaatkan kondisi saat rumah kosong. Apalagi closed-circuit televison (CCTV) lingkungan setempat tak berfungsi. Tatar menduga pelakunya satu orang. Masuk merusak gembok pagar, kemudian mencongkel jendela. ‘’Barang bukti sudah diamankan petugas, salah satunya gembok yang dirusak pelaku,’’ bebernya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button