Magetan

Makam Ratu Maduretno Layak Jadi Objek Wisata

Butuh Dukungan Pemerintah Daerah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Cukup banyak makam bersejarah di Magetan. Termasuk makam keturunan Kasultanan Jogjakarta di Gunung Bancak. ‘’Tepatnya di Desa Giripurno, Kawedanan,’’ kata Jojo Priyono, pemerhati sejarah, Senin (24/2).

Menurut dia, kawasan makam itu sudah masuk dalam cagar budaya. Namun, belum diarahkan ke wisata religi maupun sejarah. ‘’Masyarakat setempat sudah berupaya, tapi dukungan pemerintah belum maksimal,’’ ujarnya.

Dia menyarankan lokasi tersebut dilengkapi sarana ibadah. Juga relief yang menceritakan kisah kedua tokoh yang dimakamkan di sana semasa hidup. ‘’Harapannya makam ini menjadi objek wisata yang jauh dari image negatif, yaitu pesugihan,’’ tuturnya.

Jojo menambahkan, selama ini pengunjung makam tersebut didominasi peziarah luar daerah. Sementara, warga Magetan sendiri masih belum banyak yang mengenal lokasi tersebut. ‘’Ada dua tokoh besar yang dimakamkan di sana, yaitu Ratu Maduretno dan Ronggo Prawirodirdjo III Adipati Maospati,’’ sebutnya.

Kompleks makam di puncak Gunung Bancak itu oleh warga sekitar biasa disebut sarean ratu. Di sana terdapat dua makam utama yang terletak di sebuah bangunan berbentuk rumah. ‘’Di depan bangunan rumah itu terdapat dua buah pohon yang seakan-akan menjadi gerbang masuk,’’ terang Jojo.

Ronggo Prawirodirdjo III, kata dia, dihukum mati sebagai pemberontak penjajahan Belanda dan dimakamkan di Banyu Sumurup pada 1810. Pada 1957, makam tokoh tersebut dipindah ke Gunung Bancak.  (fat/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close