Ngawi

Maju Mundur Relaksasi Acara Seni Skala Besar

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Beda versi level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat bimbang Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi. Perangkat daerah itu maju mundur melonggarkan acara kesenian berskala besar. ‘’Kami bingung menganut status level dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) atau Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),’’ kata Kabid Pariwisata Disparpora Ngawi Totok Sugiharto, Selasa (28/9).

Totok menyebut, berdasar Instruksi Mendagri mengenai perpanjangan PPKM sampai 4 Oktober nanti, Ngawi masih level 3. Namun, belakangan Kemenkes merilis informasi bahwa kabupaten ini masuk zona 1. Atas perbedaan status itu, pihaknya pilih mengacu Inmendagri. Sebab, menjadi pedoman gubernur dan bupati menerbitkan surat edaran. ‘’Kami masih menunggu informasi apakah level dari Kemenkes bisa dipedomani,’’ ujarnya.

Di luar PPKM, Totok menekankan bahwa panitia mesti menjamin penerapan protokol kesehatan secara ketat. Penonton event berskala besar dibatasi. Juga harus menyediakan tempat duduk dengan pengaturan jarak. Tidak kalah penting harus sudah divaksin dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. ‘’Contohnya, event konser musik jazz di Gunung Bromo beberapa waktu lalu,’’ ucapnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button