Madiun

Mahasiswa Umpo Berkesempatan Magang di Radar Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lulusan perguruan tinggi (PT) dituntut tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga harus memiliki kompetensi mumpuni agar mampu bersaing di dunia industri. Alasan itu melatarbelakangi Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo) menggandeng Jawa Pos Radar Madiun untuk program magang mahasiswanya.

‘’Dinamika zaman sekarang menuntut perguruan tinggi menjalin kolaborasi strategis dengan dunia industri,’’ kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Umpo Ayub Dwi Anggoro usai menandatangani memorandum of understanding (MoU) di kantor Jawa Pos Radar Madiun, Kamis lalu (17/6).

Ayub mengungkapkan, kerja sama antara Umpo dan Jawa Pos Radar Madiun itu sekaligus bentuk implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim.

MBKM bertujuan agar mahasiswa memiliki kompetensi soft skill maupun hard skill mumpuni sesuai kebutuhan dunia industri. ‘’Radar Madiun merupakan media cetak terbesar di Madiun Raya yang dapat memberikan kompetensi excelent kepada mahasiswa,’’ ujar Ayub.

Dia menjelaskan, program kerja sama itu akan berlangsung selama satu semester atau enam bulan. Kelak ada sekitar 20 mahasiswa Umpo dari prodi Ilmu Komunikasi yang akan belajar secara langsung di Jawa Pos Radar Madiun. Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang jurnalistik dan public relation, Ayub berharap kerja sama itu juga dapat membantu pemenuhan tenaga human resources (SDM) Jawa Pos Radar Madiun. ‘’Semoga jadi langkah baik antara PT (perguruan tinggi, Red) dengan industri,’’ harapnya.

General Manager (GM) Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira mengungkapkan, kerja sama dengan Umpo menjadi langkah besar Radar Madiun sebagai media massa untuk mendukung program MBKM. ‘’Dari sisi waktu juga cukup ideal. Mahasiswa bisa belajar ilmu jurnalistik secara langsung di Radar Madiun selama satu semester,’’ tuturnya.

Kendati demikian, lanjut Ockta, pihaknya selektif dalam menentukan kampus yang diajak kerja sama. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Salah satunya sinergitas antara kedua pihak yang telah terjalin selama ini. ‘’Kami memprioritaskan kampus yang sudah menjalin kerja sama dengan Radar Madiun,’’ tegasnya. (tif/c1/isd/ser)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button