Laka LantasNgawi

Mabuk, Ngebut, Tabrak Tonggak Pembatas Jalan

NGAWI – Begini jadinya kalau berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol. Arik Cahyono, warga Desa Gemarang, Kedunggalar, mesti dirawat intensif di rumah sakit. Itu terjadi setelah pemuda 24 tahun tersebut terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Km 02-03 ring road barat masuk Desa Beran, Ngawi. ‘’Laka tunggal, pengendara menubruk tonggak pembatas jalan,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo Minggu (14/7).

Laka lantas bermula saat Arik mengendarai Honda Beat nopol AE 2253 JK dari timur, Sabtu malam (13/7). Ditengarai dalam kondisi mabuk, tuas gas motor dipelintirnya kuat-kuat. Sampai di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 21.30, tiba-tiba korban tidak mampu menguasai laju kendaraan.

Honda Beat kelir pink yang ditungganginya oleng ke arah kiri badan jalan hingga menabrak tonggak pembatas jalan. Arik pun jatuh tersungkur dengan kondisi luka parah dan tak sadarkan dirti. ‘’Saat dilakukan evakuasi, tercium bau minuman keras,’’ ujar Cipto.

Selain luka robek di beberapa bagian tubuhnya, korban juga mengalami pendarahan dari mulut, hidung, dan telinga. Arik yang tak sadarkan diri segera dilarikan ke RS At-Tin Husada Ngawi untuk mendapat pertolongan medis.

‘’Di ruas jalan ring road itu memang beberapa kali terjadi laka lantas. Mayoritas disebabkan human error,’’ tuturnya. ‘’Sebenarnya si korban ini juga memakai helm. Tapi, karena saking kerasnya menabrak, membuat kondisinya kritis,’’ imbuh Cipto. (den/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close