PeristiwaPonorogo

Mabuk-Mabukan, Pemotor Tewas Hantam Bundaran

PONOROGO – Mar, 30, tewas seketika setelah motor yang dikendarainya menghantam Bundaran Keniten di Jalan Letjend. S. Parman, (5/5). Kecelakaan tunggal pukul 03.30 dini hari itu mengakibatkan korban luka parah di bagian kepala.

Maut tengah malam itu berawal saat korban laka tunggal itu melaju dari timur mengendarai Yamaha N-Max. Diduga kuat, kesadaran pengendara tidak seratus persen lantaran di bawah pengaruh alkohol. Sehingga tidak menyadari ada bundaran di perempatan Keniten. Lalu menumburnya hingga terpental. ‘’Saat kami evakuasi tercium bau alkohol, habis minum,’’ ungkap Kanit Lakalantas Polres Ponorogo Iptu Badri.

Melihat bekas bundaran yang retak, Badri memperkirakan, pengendara itu melaju kencang. Dengan kecepatan sekitaran 50 km/jam. Dalam kondisi normal, bundaran sebesar itu pastilah terlihat jelas. Apalagi arus lalu-lintas menjelang subuh itu lengang. ‘’Pandangan cukup terbuka dan penerangan jalan cukup,’’ tukasnya.

Pengendara yang nyawanya melayang seketika itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Kepala dan lengan tangannya robek. Sepeda motor rusak berat. ‘’Langsung kami amankan dan hubungi keluarga,’’ ungkapnya.

Triwulan pertama tahun ini, lanjut Badri, kecelakaan di bawah pengaruh alkohol sudah ke delapan kalinya ini. Dua kecelakaan sebelumnya melibatkan pelajar. Dari 179 kecelakaan, 35 di antaranya meninggal dunia, 2 luka berat dan 286 luka ringan. Sebanyak 41 kejadian melibatkan pelajar. Total kerugian materi Rp 294,5 juta. ‘’Sudah 35 kasus kecelakaan tunggal. Karena kurang konsentrasi dan mengantuk,’’ terangnya. (mg7/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button