Madiun

Lonjakan Kasus Covid-19 Kabupaten Madiun, Pasien Baru Tertolong RS Lapangan Joglo

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ledakan kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun membuat bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan daerah kedodoran. RSUD Dolopo dan RSUD Caruban tak sanggup menampung seluruh pasien korona. Beruntung, ada rumah sakit penyangga sehingga tak terjadi overkapasitas. ‘’Sampai saat ini BOR pelan-pelan turun,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami, Rabu (23/6).

Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun antara dipicu klaster mantenan di Desa Bantengan dan Mojopurno, Wungu, sekitar dua pekan lalu. Info teranyar, klaster tersebut sudah menginfeksi 100 orang lebih dari temuan awal 88 kasus positif rapid test antigen. Namun, 36 warga telah dipulangkan dari isolasi di RSUD Dolopo. ‘’Yang RSUD Dolopo kemarin cukup tinggi, kini sudah turun,’’ ujar Kaji Mbing, sapaan bupati.

Kaji Mbing menyebutkan, BOR di RSUD Dolopo saat ini 64 persen. Ada 122 pasien dari 190 tempat tidur (TT) yang tersedia. Sementara, BOR RSUD Caruban 66 persen. Dari 80 TT terisi 53 pasien. ‘’Artinya, penghitungan ketersediaan BOR di rumah sakit hampir sama sekitar 60 persen,’’ ungkapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button