Madiun

Lonjakan Harga Pangan Mulai Terasa

MADIUN – Harga bahan pangan pokok di Kabupaten Madiun semakin merangkak naik. Hari pertama puasa kemarin (6/5), harga cabai merah bergerak di kisaran Rp 2.000-3.000. Per kilonya sudah mencapai Rp 40 ribu. Melampaui cabai keriting yang sekilonya Rp 28 ribu. ‘’Berangsur naik sejak dua minggu lalu,’’ ungkap Mariyani, pedagang di Pasar Dolopo.

Kenaikan dua pekan terakhir juga terjadi pada komoditas bawang merah dan putih. Meski tak setinggi komoditas cabai, kenaikan harga bawang diprediksi terus meroket. Sebab, pasokan dari Nganjuk mulai kekurangan. ‘’Untungnya kenaikan ini sudah diantisipasi pembeli,’’ terangnya.

Mariyani tak ingin harga bumbu dapur semakin tak terkendali. Jika itu terjadi, bukan untung yang didapati. Justru dirinya terancam merugi karena ditinggal pembeli. Meskipun kebutuhan konsumsi saat Ramadhan semakin besar. ‘’Semoga lekas ada solusi,’’ harapnya.

Menanggapi itu, Kabid Perdagangan Disperdakop-UM Kabupaten Madiun Agus Suyudi meminta masyarakat tak terlampau risau. Sebab, kenaikan sejumlah komoditas di pasar tradisional sejauh ini relatif wajar. Pun, pergerakan harga sembako terus dalam pantauan. ‘’Kita sudah mengajukan ke pemprov untuk digelar pasar murah. Paling cepat pekan ini,’’ harapnya.

Pemkab sendiri mencanangkan pasar murah pada pertengahan bulan. Fokusnya desa-desa yang dengan penduduk miskin tertinggi, terlebih tak terakomodir Bakti Sosial Terpadu (BST). Juga, wilayah terdampak banjir besar Maret lalu. ‘’Kepastian tempatnya menyusul,’’ janjinya. (fat/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close