Madiun

Logistik Pemilu Terpisah Jarak 11 Kilometer

MADIUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun tak memiliki gudang yang memadai. Sehingga, logistik Pemilu 2019 harus disimpan di dua gudang terpisah. Satu di sekretariat KPU Jalan Raya Madiun-Ponorogo, Geger, dan Gedung Kopri kantor pemkab lama Jalan Alun-alun Utara Kota Madiun. Meski begitu, badan pengawas pemilu (bawaslu) setempat tak mempermasalahkannya. ‘’Masih tergolong efektif,’’ kata Khoirul Mualim, anggota Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Madiun, kemarin (27/2).

Meski terpisah jarak sekitar 11 kilometer, pihaknya memaklumi lantaran KPU tak memiliki gudang yang representatif untuk menyimpan semua logistik pemilu. Sehingga, harus menggunakan tempat yang lebih besar seperti Gedung Korpri. ‘’Karena butuh ruangan besar untuk penyimpanan kotak suara,’’ ujarnya.

Apalagi jumlahnya 12.990 unit. Sedangkan gudang di sekretariat KPU hanya cukup untuk menyimpan logistik lain seperti jarum coblos, gabus, bilik suara, dan surat suara. Pihaknya pun tetap mengecek kondisi gudang logistik di KPU dan di Gedung Korpri. ‘’Pekan-pekan kemarin cuaca cukup mengkhawatirkan,’’ ungkapnya.

Khoirul menyebut hingga kni tidak ditemukan kendala dalam penyimpanan logisik pemilu di dua lokasi tersebut. Menurut dia, gudang yang dipilih KPU sudah tepat. Penyimpanan untuk menjaga kualitas logistik pun diperhatikan. ‘’Sesuai SOP. Sehingga, kerusakan bisa dihindari,’’ jelasnya.

Khoirul menambahkan, surat suara yang sudah diterima juga nihil kerusakan. Pasalnya, dari percetakan juga sudah mengantisipasi kerusakan saat pengiriman. Baik karena air maupun benturan. Dia menyebut, dari total 1.168 dus surat suara, masing-masing kategori diterima dalam keadaan baik. ‘’Masing-masing berisi 500  lembar suarat suara. Tidak ada yang rusak,’’ klaimnya. (mg4/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close