Madiun

Listrik Korslet, Rumah dan Isinya Jadi Arang

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Nahas dialami Sutini, 61, warga Desa Sidorejo, Wungu. Rumahnya ludes terbakar sekitar pukul 03.00 Jumat (27/12). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. ‘’Penghuni saat itu di rumah sendirian. Beruntung bisa segera menyelamatkan diri keluar rumah,’’ kata Kapolsek Wungu AKP Nugroho.

Semula Sutini tidak mengetahui bila rumahnya terbakar. Perempuan itu terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara berisik api dari salah satu ruangan. Saat dicek, matanya mendapati api berkobar di atap rumahnya. ‘’Mengetahui api sudah membesar, pemilik rumah langsung berteriak minta tolong,’’ imbuh kapolsek.

Mendengar teriakan Sutini, sejumlah warga segera berdatangan. Upaya pemadaman dengan peralatan seadanya dilakukan. Namun, usaha tersebut tidak berdampak banyak. Tak terkecuali saat petugas dengan tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian. Mereka terkendala kondisi listrik rumah yang masih menyala beberapa saat. Agar kebakaran tidak merembet, petugas juga melakukan pembasahan di beberapa rumah tetangga.

Kurang lebih satu setengah jam si jago merah mengamuk di rumah Sutini. Kendati api berhasil dipadamkan, namun barang-barang di dalam rumah tak terselamatkan. Atap bangunan runtuh. Kusen, pintu, dan  bagian-bagian rumah yang terbuat dari kayu habis terbakar.

Tiga tempat tidur, sofa, satu sepeda pancal, dua lemari beserta pakaian dan surat berharga, serta perabot elektronik, semua jadi arang. ‘’Kerugiannya sekitar Rp 150 juta,’’ ungkap Nugroho.

Nugroho mengatakan, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik. Pemilik rumah mengaku malam sebelum terjadi kebakaran lupa mematikan sumur listrik. ‘’Pemilik rumah menerima kejadian tersebut sebagai musibah,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close