PolitikPonorogo

Lisdyarita Gencarkan Komunikasi Politik

Sembari Menanti Kepastian Rekomendasi PDIP

‘’Kalau memang saya ditugaskan menjadi bacawabup, saya siap. Komunikasi dengan partai lain juga terus saya lakukan.’’ LISDYARITA, Bacabup/Bacawabup PDIP Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Gelanggang politik di Ponorogo bukan medan ringan bagi petarung baru. Butuh kerja keras untuk meraih simpati masyarakat Bumi Reyog. Sebab, petahana memastikan diri melanjutkan takhta pada pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun ini.

Lisdyarita siap menghadapi tantangan itu. Ditugaskan sebagai apa pun, dia siap. Setiap keputusan pasti ada konsekuensi. Pun, dengan kondisi PDIP yang hanya memiliki empat kursi, Lisdyarita mau tidak mau harus melancarkan lobi-lobi dengan partai lain. ‘’Saya sudah dipanggil DPD. Di sana juga diwawancara. Seharusnya nanti menghadap ke DPP, tapi sampai sekarang belum ada panggilan,’’ kata pengusaha itu.

Sampai kini, Megawati Soekarnoputri belum memilih dua dari tiga nama yang telah disodorkan DPC PDIP Ponorogo. Mengingat, rekomendasi urung diumumkan dengan dalih bencana di ibu kota. ‘’Sampai sekarang belum ada panggilan dari DPP untuk menghadap,’’ ujar Lisdyarita.

September lalu, Lisdyarita mendaftar penjaringan yang digelar DPC PDIP. Dia mengambil dua formulir sekaligus: bacabup dan bacawabup. Di partai berlambang banteng moncong putih itu, Bupati Ipong Muchlissoni juga mendaftar bacabup. Disusul Suhardo, eks pentolan DPC PDIP, mendaftar bacawabup. ‘’Kalau memang saya ditugaskan menjadi bacawabup, saya siap. Komunikasi dengan partai lain juga terus saya lakukan,’’ ucapnya.

Lisdyarita mengaku sudah ditagih kejelasan dari relawannya perihal macung ke pilkada. ‘’Sempat dikira saya tidak jadi maju karena tidak memberi kabar. Padahal memang belum ada informasi,’’ terangnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button