Madiun

Lima Jujitsan Kota Madiun Batal ke Porprov 2022

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VIII bakal digelar 2022 mendatang. Namun, sejumlah cabang olahraga (cabor) di Kota Madiun telah menyiapkan atlet-atletnya untuk berlaga. Jujitsu salah satunya.

Persiapan jangka panjang perlu dilakukan lantaran tahun depan tidak lagi sebatas ekshibisi. Namun, sudah resmi digelar di porprov. ‘’Kami siapkan delapan atlet, terdiri tiga perempuan dan lima laki-laki. Mereka akan berlaga di kelas newaza dan fighting,’’ kata Mohamad Ibnu Nugroho, pelatih Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kota Madiun, Rabu (2/6).

Dia menyebut, beberapa aturan baru dalam porprov tahun depan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) KONI Jawa Timur. Antara lain mensyaratkan atlet per juli 2019 sudah berdomisili di daerah penyumbang atlet yang dibuktikan dengan kartu keluarga (KK). ‘’Lebih dari itu tidak bisa ikut,’’ ujarnya.

Selain itu, ada perubahan usia. Sebab, Porprov 2021 ditunda sehingga umur diperpanjang. Tahun depan usia 22 masih bisa ikut. ‘’Ada perubahan, khususnya jujitsu. Dulu waktu masih ekshibisi yang ikut kejuaraan mulai U-13, U-15, U-17, dan U-21. Kalau sekarang batas minimal di rentang usia 16-22 tahun,’’ jelasnya.

Dampak aturan baru ini, sekitar lima atlet gagal ikut porprov. Padahal, sedari awal sebenarnya sudah diproyeksikan. Ada dua atlet junior terkendala umur. Mereka masih berusia 15 tahun. ‘’Sedangkan tiga atlet lainnya terkendala domisili. Karena pindah ke Kota Madiun 2020. Jadi, untuk porprov nanti yang ikut delapan atlet saja,’’ bebernya. (irs/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button