Ngawi

Lima Bumil di Ngawi Reaktif Covid-19

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Temuan mengejutkan dalam skrining ibu hamil (bumil) di Desa Semen, Paron, Ngawi, Rabu (28/7). Sebanyak lima dari 33 perempuan berbadan dua di desa itu diketahui reaktif Covid-19 dari hasil uji cepat antigen. Pemeriksaan medis itu digawangi oleh tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP PKK).

Wakil Ketua TP PKK Ngawi Ineke Dwi Astuti mengatakan, kelima bumil itu langsung dites swab. Mereka diminta isolasi mandiri (isoman) selama dua pekan sembari menunggu hasil diagnosis spesimen keluar. Puskesmas setempat akan memberi pengarahan selama masa isoman. ‘’Jadi, ibu hamil tidak perlu khawatir,’’ ujarnya, Kamis (29/7).

Selain di Desa Semen, skrining juga dilakukan di Desa Kedungputri, Paron. Nihil temuan reaktif dari enam bumil yang dites. Ineke menyebut bahwa skrining bakal dilakukan bertahap di setiap desa. Pihaknya menggandeng petugas medis puskesmas setempat. ‘’Proses skrining memudahkan bidan dalam persalinannya kelak,’’ tuturnya.

Skrining menyasar bumil berusia kandungan lebih dari 36 minggu atau mendekati kelahiran. Selain itu, mempunyai gejala mirip Covid-19. Skrining penting dilakukan sebagai bentuk penanganan khusus. Baik saat masih mengandung maupun ketika persalinan. Pasalnya, kalangan bumil termasuk berisiko tinggi bila terpapar virus korona. ‘’Selain melindungi bumil, juga melindungi tenaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19,’’ terang Ineke.

Muda Trimaryo, kepala Puskesmas Teguhan, menyebut bahwa tren ibu hamil di wilayahnya naik dibandingkan tahun lalu. Sepanjang Januari hingga bulan ini terdapat 90 ibu mengandung. Tahun lalu dalam periode yang sama hanya 80. ‘’Ada kenaikan meski tidak signifikan,’’ ucapnya.

Muda mengatakan, bumil yang isoman bakal mendapat perhatian khusus. Tim tracing gabungan akan memastikan stok makanan tersedia setiap hari. Bidan juga rutin melakukan kunjungan dua hari sekali. Selain memeriksa kesehatan, juga memberikan vitamin dan motivasi. ‘’Agar ibu hamil segera sehat dan tidak stres,’’ tuturnya. (sae/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button