Laka LantasMadiun

Lima Bulan, 50 Orang Tewas di Jalan

MADIUN – Sebanyak 50 orang tewas di jalanan Kabupaten Madiun. Puluhan nyawa yang melayang sia-sia itu terjadi dalam kurun lima bulan sejak Januari 2019. Wilayah selatan menjadi jalur terawan dari total 249 kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas). ‘’Merata di selatan, tapi fatalitasnya tinggi di jalur timur,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Iptu Nanang Cahyono Kamis (27/6).

Data unit laka, dominasi laka lantas adalah pengendara bermotor dengan 346 kasus. Di bawahnya 43 kasus melibatkan pikap dan truk. Terakhir mobil berpenumpang 36 kasus. Ratusan insiden itu menimbulkan kerugian materiil hingga Rp 437 juta.

Nanang mengungkapkan, Jalan Raya Surabaya-Madiun masuk Desa Garon, Balerejo, menjadi atensi. Fatalitas tabrakan yang berujung korban meninggal dunia di ruas jalan nasional itu cukup tinggi. Hasil evaluasi, jalan yang menikung di ruas itu seringkali tidak diwaspadai pengguna jalan. Mereka abai dengan markah lurus hingga nekat menyalip. ‘’Setelah tikungan tiba-tiba muncul kendaraan dari arah berlawanan,’’ ujarnya.

Dia menyebut, rambu peringatan sudah dipasang di ruas Garon. Akan tetapi, pengguna jalan terlena dengan jalan yang lebar dan mulus. ‘’Kalau ruas Saradan lebih aman meski beberapa kali terjadi kecelakaan,’’ ucapnya. (fat/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button