Madiun

Lewat Sepuluh Bulan, Pohon Pule Masih Ditutup Jaring Hitam

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tampilan pohon pule yang masih dikerudungi jaring hitam mengundang penasaran. Padahal, tiga pohon sudah ditanam sejak Desember tahun lalu.

Pantauan lapangan, tiga pohon masih ditutup jaring hitam itu di pertigaan Jalan Parikesit-Mastrip (depan SMKN 4 Kota Madiun), pertigaan Jalan dr Sutomo-Pangsud (depan Mc Donald), dan pertigaan dr Sutomo-Jawa. Dua yang sudah tumbuh lebat daunnya di utara Pasar Spor, Jalan Kompol Sunaryo, dan perempatan Jalan Bali-Kenari.

Paling menarik perhatian di Jalan dr Sutomo-Pangsud. Pohon yang ditanam di pertigaan itu berbobot 20 ton. Usianya kurang dari 100 tahun dan harganya ditaksir mencapai Rp 85 juta. Namun, hingga kini masih berbalut jaring hitam. ‘’Ditutupi karena masih tahap pemeliharaan,’’ kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Totok Sugiarto Kamis (8/10).

Masing-masing pohon dan tanah yang menjadi titik lokasi penanaman memiliki karakter tersendiri. Totok memastikan pohon-pohon yang masih dikerudungi itu tetap hidup. Sengaja ditutup agar tidak kering saat kemarau ini. Agar fungsinya kelak sebagai pulau jalan dapat mengimplementasikan ramah lingkungan. Sanggup memasok oksigen dan menjadi resapan air. ‘’Sehari rutin disiram tiga kali,’’ ujarnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close