Madiun

Lembaga Arkeologi Belanda Sebut Kawasan Makam Kradenan Pernah Ada Candi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Proses ekskavasi lokasi diduga menyimpan benda bersejarah di Jalan Setinggil, Demangan, Taman, oleh tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim terus berlanjut. Hasilnya, dari delapan petak tanah yang digali, tidak satu pun yang mengindikasikan adanya struktur yang memenuhi kriteria cagar budaya.

Pahadi, pamong budaya muda BPCB Jatim, mengungkapkan bahwa pada kedalaman penggalian satu meter sudah didapati tanah jenis padas. ‘’Jika memang ada, dengan kedalaman itu pasti sudah ditemukan (benda cagar budaya). Akhirnya penggalian kami hentikan,’’ ujarnya, Sabtu (18/9).

Penelusuran lantas bergeser ke makam Jalan Kradenan tidak jauh dari lokasi ekskavasi pertama. Itu dilakukan atas dasar penggalian yang dilakukan lembaga arkeologi Belanda pada 1937 silam. Ekskavasi dilakukan di dua titik. ‘’Di titik kedua, kami lihat ada potensi (benda cagar budaya),” bebernya.

Di lokasi tersebut, tim menemukan batu bata besar dan tebal. Juga batu candi dan andesit. ‘’Laporan lembaga arkeologi Belanda menyebutkan bahwa di lokasi tersebut dimungkinkan dulu pernah berdiri sebuah candi,’’ tuturnya. ‘’Nanti akan kami cocokkan dengan temuan saat ini,’’ imbuhnya.

Tim juga melakukan ekskavasi di Sendang Kuncen. Proses penggalian, kata Pahadi, melibatkan satu unit alat berat. ‘’Siapa tahu di dalamnya ada struktur bangunan bersejarah,’’ pungkasnya. (irs/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button