Madiun

Lebih Megah, Terintegrasi PSC

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Polemik pembongkaran Tugu Garuda Pancasila di pertigaan Jalan Biliton tahun lalu happy ending. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun telah menggantinya di depan Pasar Spoor. Selain lebih megah, Garuda Pancasila berbahan tembaga di pucuk tugu bisa berputar 360 derajat.

Tetenger itu dipasang Sabtu dini hari lalu (24/4). Mengorbankan tugu PKK yang sudah ada sebelumnya. Tinggi tugu mencapai 8–10 meter dengan garis lingkar 3,5 meter. Adapun Garuda Pancasila setinggi tiga meter dengan bentang sayap lima meter.

Kepala Disperkim Kota Madiun Totok Sugiarto mengklaim penempatan tugu lambang negara tersebut telah diperhitungkan matang. Selain lokasinya strategis, juga bagian dari integrasi Pahlawan Street Center (PSC). ‘’Agar lebih banyak yang melihat,’’ katanya kemarin (25/4).

Totok menuturkan, tugu tersebut sebagai penanda warga Kota Madiun menjunjung tinggi Pancasila sebagai falsafah dan ideologi bangsa. ‘’Kami coba tanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat lewat bangunan tugu,’’ ujarnya.

Pembangunan tugu tersebut menelan anggaran Rp 200 juta. Rencananya diresmikan Wali Kota Madiun Maidi 29 April mendatang. Sekaligus meresmikan proyek lain di kawasan PSC. ‘’Memang tugu ini dibangun sebagai pelengkap PSC,’’ sebutnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button