Pacitan

Layur Melimpah, Nelayan Pacitan Panen Rupiah

Penjualan Tembus ke Thailand dan Jepang

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan semringah. Sebab, mereka berpeluang mendapatkan panen ikan yang melimpah akhir-akhir ini. Setelah ratusan ikan, terutama layur, mulai terlihat di perairan Pacitan. ‘’Sudah bergeser (layur, Red) ke Pacitan dan jumlahnya luar biasa, karena mereka hidupnya bergerombol,’’ kata Kepala UPT Pelabuhan dan Pengolahan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (P2SKP) Tamperan Pacitan Ninik Setyorini Kamis (20/2).

Ratusan kilogram ikan layur itu sering ditangkap para nelayan menggunakan kapal andon. Kebanyakan kapal itu dimiliki para bos dari Sulawesi. Karena itu, hasil tangkapan ikan yang diturunkan di Tamperan langsung dibawa ke sejumlah daerah. ‘’Bahkan, komoditi ikan layur diekspor ke Thailand dan Jepang. Sudah ada pengepul yang menampung ekspor ikan tersebut. Sekalipun proses sortirnya ketat, mulai dari ukurannya harus besar dan tidak boleh cacat,’’ terang istri Wabup Pacitan Yudi Sumbogo itu.

Karena merupakan bagian dari komoditi ekspor, Ninik tidak heran jika harganya melonjak di pasaran. Saat ini, ikan layur dihargai Rp 42 ribu per kilogram oleh pedagang. ‘’Bisa dibayangkan betapa melimpahnya potensi ikan kita. Tak hanya layur saja, termasuk tuna juga diekspor,’’ ujarnya.

Panen ikan layur diprediksi berlangsung sampai dua bulan ke depan. Meski demikian, pihaknya tetap meminta nelayan untuk waspada ketika beraktivitas melaut. Apalagi, cuaca sering berubah sewaktu-waktu. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close