Pacitan

Festival Layang-Layang di Pantai Teleng Sedot Perhatian Wisatawan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pemandangan berbeda menghiasi langit Pantai Teleng Ria, Pacitan, Minggu (1/9). Puluhan layang-layang berbagai warna dan bentuk melayang dalam Festival Layang-Layang di kawasan pantai itu. Liak-liuknya jadi bonus hiburan para pelancong yang berlibur di sana. ‘’Tidak sekadar menikmati suasana pantai,’’ kata Dina, wisatawan asal Balong, Ponorogo.

Festival yang diselenggarakan pengelola pantai itu diikuti puluhan perajin layang-layang se-Pacitan. Berbentuk tiga dimensi dengan model aneka ragam. Seperti naga cerita Tiongkok dan Eropa, kapal laut, serta karakter dalam cerita mitos. Panjang rata-rata lima meter.

Dari sekian banyaknya, layang-layang kelompok Monjesu Kite yang paling menyedot perhatian wisatawan. Yakni, naga superpanjang dengan badan mencapai 130 meter. Saking panjangnya, layang-layang buatan para pemuda Desa Pakis Baru, Nawangan, itu sulit untuk diterbangkan. ‘’Jadi tahu ternyata proses menerbangkan tidak semudah yang saya bayangkan,’’ lanjut Dina.

Gampang Ahmad Abdullah, koordinator Monjesu Kite, mengungkapkan bahwa badan layang-layang itu terdiri 150 buah kerangka. Masing-masing tersambung dengan tali. Pembuatannya memakan waktu empat bulan dengan biaya Rp 6 juta. ‘’Kami memang hobi membuat layang-layang dan senang ikut serta dalam festival,’’ ujarnya sembari menyebut juga membuat satu layang-layang naga dengan ukuran lebih pendek, 50 meter.

Gampang dkk butuh waktu setengah jam untuk menerbangkan. Kali pertama ekor tersangkut pohon kelapa. Kemudian harus berpindah tempat mencari jarak aman agar tidak tersangkut layang-layang lainnya. ‘’Sekitar 20 orang yang bantu membentangkan dan mengendalikan layang-layang,’’ ungkapnya.

Dia berharap Festival Layang-Layang lebih banyak digelar di kabupaten ini. Apalagi Pacitan dianugerahi banyak pantai yang merupakan spot cocok untuk menerbangkan layang-layang. Jumlah para perajinnya juga banyak. ‘’Selain mengembangkan kreativitas perajinnya, layang-layang juga bisa jadi ikon wisata pantainya Pacitan,’’ ucapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button