AdvertorialMagetan

Latih Perajin Anyaman Bambu Lokal, Disperindag Gandeng BKBB Jogjakarta

JOGJAKARTA – Kualitas hasil kerajinan bambu terus dikembangkan oleh Pemkab Magetan. Salah satunya dengan mengirimkan para pengrajin ke Balai Besar Kerajinan dan Batik (BKBB) Jogjakarta untuk mendapatkan pelatihan kerja. ‘’Karena ilmu itu terus berkembang. Harus di-update,’’ kata Kepala BKBB Jogjakarta Titik Purwati Widowati.

Setelah menjalani pelatihan, dia berharap para pengrajin bambu asal Magetan itu dapat berinovasi. Serta mampu mengelola usahanya secara mandiri. ‘’Skill tidak bisa dimatikan dan diciptakan. Tidak seperti telepon rumah, telegram, wartel, kantor pos yang mati karena handphone,’’ ungkap Titik.

Lebih lanjut, dia menambahkan dengan bermodal ketrampilan dan inovatif itu mereka harus bisa membidik pasar secara cermat. Seperti tidak hanya menggantungkan pesanan datang. Tetapi bisa dengan memanfaatkan keberadaan BUMDes dan Telaga Sarangan. ‘’Kerajinan bambu harus dibuat modern, awet, tapi harganya murah. Sehingga, bisa dijadikan souvenir,’’ terangnya.

Saat ini ada sebanyak 14 pelaku industri kecil menengah (IKM) berkesempatan mengikuti pelatihan di BKBB Jogjakarta. Mereka dilatih oleh para tenaga profesional dalam membuat kreasi motif anyaman dan teknik menganyam. ‘’Untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan,’’ ungkap Plt Kepala Disperindag Magetan, Sucipto.

Selain itu, lanjut dia, tujuan dari pelatihan tersebut adalah untuk mengembangkan para pengrajin anyam bambu di Magetan. Dengan harapan mereka mampu memperkuat produk ciptaannya serta mampu menjangkau pasar global. ‘’Supaya nantinya bisa bersaing dengan produk dari luar daerah,’’ ujarnya.

Sucipto sangat mengharapkan pelatihan itu mampu memberikan modal ketrampilan tambahan bagi para pengrajin anyaman bambu. ‘’Sehingga ketika kembali ke Magetan mampu berkarya sendiri dengan menghasilkan berbagai produk yang berkualitas dan lebih variatif,’’ terangnya. (ebo/bel/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close