Madiun

Latih Kepekaan, Tajamkan Pengamatan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sehari belajar di luar kelas dimanfaatkan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Madiun mendatangi pabrik tahu Kamis (7/11).

Ratusan siswa melihat langsung proses produksi pengolahan intisari kedelai itu di Pabrik Tahu Barokah, Kelurahan Banjarejo, Taman, Kota Madiun. Banyak dari mereka tidak beranjak dan betah berpanas-panasan dekat perapian menyaksikan proses pembuatan jenis lauk-pauk yang biasa ditemui sehari-hari itu. ‘’Anak-anak perlu dipahamkan bahwa tahu merupakan makanan sehat khas tanah air,’’ kata Rakhmad, wali kelas V MIN 2 Kota Madiun.

Model pembelajaran ini, lanjut Rahmad, sedikit banyak memberikan informasi langsung kepada peserta didik. Siswa mendapatkan pengetahuan dengan observasi langsung di tempat produksi tahu. ‘’Menyerap informasi dan pengetahuan secara langsung melalui pengamatan,’’ ujarnya.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Kota Madiun Sigit Harianto menegaskan, belajar di luar kelas mulai digalakkan kemarin. Menyongsong Hari Anak Internasional 20 November mendatang. ‘’Secara substansi, belajar di luar kelas sangat bermanfaat,’’ kata Sigit.

Total 32 sekolah di bawah naungan Kemenag yang mengikuti gerakan serentak ini. Perinciannya, tujuh RA, 16 MI, empat MTs, dan lima MA. Dia berharap kegiatan itu menjadi motivasi bagi satuan pendidikan untuk menyelenggarakan pendidikan yang menyenangkan. ‘’Tantangan ke depan semakin tinggi. Kecanggihan gawai harus diimbangi dengan memperbanyak belajar di luar kelas,’’ ucapnya. (kid/c1/fin) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button