Madiun

Lapangan Gulun Ditutup Sementara

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Fasilitas publik berupa area olahraga ditutup sementara selama PPKM darurat. Salah satunya Lapangan Gulun, Kejuron, Taman. Jogging track lapangan itu diportal. Termasuk akses utama di sepanjang Jalan Duku, sisi timur lapangan, dibarikade guardrail. ‘’Mulai 3 Juli sampai 20 Juli mendatang,’’ kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Poerwowidagdo, Rabu (13/6).

Agus menyebut bahwa penutupan fasum tersebut sesuai instruksi wali kota (inwal) dan Inmendagri. Tujuannya, mengurangi kerumunan dan antisipasi risiko persebaran Covid-19. Sebab, lapangan tersebut menjadi tempat favorit warga. ‘’Saat ini kita sedang mengedepankan kesehatan,’’ ujarnya.

Beti, pedagang lapak UMKM Kelurahan Kejuron, mafhum atas kebijakan tersebut. Dia mendukung upaya pemerintah itu. Meskipun bakal berdampak pada usahanya lantaran lapaknya berada di pojok lapangan sisi timur. ‘’Dampaknya lebih buruk lagi kalau kasusnya terus meningkat. Jadi, kami mendukung upaya pemerintah,’’ tutur Beti.

Menurut dia, Lapangan Gulun tak pernah sepi pengunjung. Tidak hanya warga dalam kota, tapi juga dari berbagai daerah. Tujuannya tidak melulu berolahraga, tapi juga menikmati kuliner. ‘’Harapannya untuk kebaikan bersama, khususnya warga Kejuron. Jadi, selama PPKM darurat ditutup dulu tidak apa-apa,’’ ujarnya.

Fasilitas olahraga lain juga ditutup. Seperti kawasan stadion dan GOR Wilis. Selama PPKM darurat warga disarankan olahraga di rumah. Tujuannya mengendalikan mobilitas atau pergerakan masyarakat dalam rangka menekan laju kasus Covid-19. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button