Madiun

Lansia di Madiun Disuntik Vaksin AstraZeneca CTMAV545

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Vaksin antikorona AstraZeneca mulai disuntikkan ke para lansia di Kabupaten Madiun. Padahal, efek samping vaksin merek itu agak keras. ‘’Hasil diskusi memang ada efek. Seperti keluhan panas dan pusing,’’ kata Anies Djaka Karyawan, Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Madiun, Sabtu (22/5).

Salah satu lokasi vaksinasi lansia di Kelurahan Munggut, Wungu. Satu per satu warga sepuh diperiksa lebih dulu kondisi kesehatan oleh petugas. Sebelum disuntik, beberapa di antaranya diminta minum obat parasetamol. ‘’Kami beri parasetamol kepada penerima vaksin untuk meminimalkan efek samping panas,’’ ungkap Djaka.

Diketahui, vaksin jenis AstraZeneca belakangan ini menjadi buah bibir. Sebab, efek samping atau kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI)-nya lebih keras dibanding merek lain seperti untuk tenaga medis. Bahkan, sebagian vaksin jenis tersebut ditarik. ‘’Yang ditarik itu AstraZeneca batch (kode)-nya 547 (CTMAV547). Kalau yang di Jawa Timur 545 (CTMAV545). Jadi, aman,’’ tegasnya. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button