Ponorogo

Langgar Protokol Pencegahan Covid-19, E-KTP Ditahan 14 Hari

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sebagian masyarakat Ponorogo abai mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Untuk lebih mendisiplinkan, satuan polisi pamong praja (satpol PP) rutin menggelar razia. ‘’Sampai saat ini sudah ada enam e-KTP yang kami tahan,’’ kata Kepala Satpol PP Ponorogo Suko Kartono Selasa (11/8).

Sejak tiga pekan terakhir pihaknya menerjunkan personel ke lapangan. Secara rutin, di tempat dan waktu yang acak. Mereka juga didukung personel TNI-Polri dan BPBD. Penanganan dibagi dua wilayah, Ponorogo utara dan selatan. ‘’Ini untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19. Karena, disiplin protokol kesehatan adalah kunci pencegahan,’’ ujarnya.

Dari beberapa kali razia, petugas acap mendapati warga abai protokol pencegahan Covid-19. Khususnya, lalai mengenakan masker dan jaga jarak di tempat umum. Namun, jumlahnya kini sudah tidak separah dulu. ‘’Saat ini sudah turun drastis. Tindakan kami sejauh ini persuasif, minta pelanggar menghafal Pancasila dan didata,’’ ungkapnya.

Untuk memberi efek jera, pemkab menghukum warga yang abai protokol kesehatan dengan menahan e-KTP mereka sementara. Dasar hukumnya, Surat Edaran (SE) Bupati 713/1901/405.01.3/2020 tentang Pengawasan Penerapan Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Kehidupan Masyarakat di Kabupaten Ponorogo. ‘’Kalau tiga kali tercatat melanggar, kami tahan e-KTP mereka selama 14 hari,’’ jelas Suko. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close