Pacitan

Lampu Hias Jogging Track Pancer Door Baru Dipasang Langsung Raib

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Sadar wisata sebagian masyarakat di Pacitan masih rendah. Bukannya menjaga objek wisata, mereka malah merusaknya. Buktinya, beberapa lampu hias di area jogging track kawasan taman wisata Pantai Pancer Door raib. Padahal, lampu-lampu itu baru dipasang beberapa pekan lalu.

Lampu LED tersebut dicopot dari instalasi gapura mini. Akibatnya, taman yang dibangun dengan anggaran dana miliaran rupiah itu kehilangan estetika. ‘’Kemarin kami coba nyalakan, ternyata ada beberapa lampu hilang. Mungkin karena terlalu rendah jadi mudah diusili,’’ kata Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Pacitan Eno Smith Muduni Senin (27/1).

Eno menyayangkan ulah oknum tak bertanggung jawab itu. Aksi tersebut jelas melanggar hukum karena termasuk tindak pidana pencurian. Saat ini, jumlah lampu yang raib sedang didata. ‘’Karena keterbatasan personel pengawasan, pada malam hari tidak bisa dipantau terus,’’ ujarnya sembari berharap warga setempat turut membantu mengawasi ulah panjang tangan pengunjung.

Sebenarnya, proyek pembangunan taman ini masih dalam masa perawatan pihak rekanan pelaksana. Namun, lantaran bukan kerusakan konstruksi, penggantian lampu LED bakal diganti disparpora. Ke depan pihaknya berencana memasang kamera pemantau (CCTV) di seputaran taman tersebut.

Selain untuk mengawasi properti dari ulah tangan jahil, juga mengantisipasi perbuatan mesum yang diduga kerap dilakukan oknum pengunjung di lokasi tersebut. ‘’Untuk mencegah rawan mesum di tempat tersebut, lampu akan terus kami nyalakan,’’ ungkapnya sembari menyebut jam operasional Pantai Pancer Door hanya sampai pukul 17.00.

Usai perbaikan kelak, Eno berharap para pengunjung sudi turut menjaga dan merawat aset daerah tersebut. Sebab, itu jadi salah satu daya tarik baru di Pancer Door. Terutama, upaya menggaet wisatawan dari luar daerah untuk menghabiskan waktu di pantai Dusun Temon, Ploso, tersebut. ‘’Kami sayangkan kesadaran oknum yang mengambil dan menjadikan itu barang milik pribadi,’’ sesalnya.

Wildan Purnama, salah seorang wisatawan di Pancer Door, geleng-geleng kepala. Dia menilai hilangnya lampu yang baru dipasang tersebut bukti mimimnya kesadaran pengunjung menjaga properti objek wisata. Dia berharap ada petugas yang berkeliling untuk mengantisipasi kejadian serupa. ‘’Kalau ada petugas berseragam berkeliling pasti yang mau ambil akan pikir-pikir,’’ katanya.

Informasinya, pembangunan taman berikut jogging track di kawasan wisata Pantai Pancer Door tersebut menelan anggaran Rp 3,2 miliar. Proyek tersebut dikerjakan Juli hingga Desember 2019 lalu. Lokasinya tak jauh dari pintu masuk Pantai Pancer Door. Ruang terbuka hijau yang cukup luas itu juga dilengkapi fasilitas bangku tempat duduk. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close