Ngawi

Lama Vakum, Eko Widodo Kini Jajal Jadi Produser dan Penulis Lagu

Hasilkan Belasan Karya, Dua Telah Rilis

Sejak SMP Eko Widodo menekuni dunia musik. Pun, sempat bergabung beberapa grup dangdut ternama. Namun, dia memilih rehat saat karirnya sedang menanjak. Kini, setelah beberapa tahun vakum, Eko mencoba merambah dunia produksi musik.

________________________________________

DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa Pos Radar Ngawi

KAMAR di sudut bagian depan rumah Eko Widodo itu disulap menjadi studio mini. Di dalamnya terlihat sejumlah peranti musik. Ada gitar, keyboard, dan beberapa alat rekaman mulai mik, mixer, dan stand mic. Sementara, dinding ruangan dilapisi karpet dan kain agar kedap suara.

Di ruangan itu pula, siang itu Eko tampak corat-coret di kertas sembari sesekali memainkan gitarnya. ‘’Sedang bikin lagu. Selesainya bisa sehari, seminggu, tergantung mood,’’ kata Eko.

Sejak pertengahan 2019 lalu Eko menekuni dunia produksi musik. Hingga saat ini sudah ada belasan lagu yang dihasilkan pria 35 tahun itu. Namun, baru dua yang telah dirilis. Yakni, berjudul Janji Palsu dan Taman Candi Dadi Saksi. ‘’Isinya tentang kegagalan cinta,’’ sebutnya.

Bapak dua anak itu menekuni dunia musik sejak SMP. Berawal saat iseng memainkan harmonika milik saudaranya. ‘’Waktu itu belum tahu kalau harmonika ternyata juga memiliki tangga nada,’’ kenang warga Kelurahan Margomulyo, Ngawi, itu.

Dari situlah dia tertarik mempelajari jenis alat musik lain, mulai gitar hingga keyboard. Seiring berjalannya waktu, kemampuan bermusiknya terus meningkat hingga sempat bergabung sejumlah orkes dangdut. Mulai grup kelas kampung hingga OM Sonata dan RGS. ‘’Saat itu Sonata dan RGS sedang jaya-jayanya,’’ ujar Eko.

Karirnya berlanjut setelah Eko lulus SMA. Namun, usai menikah dan saat sang istri hamil anak kedua, dia memilih berhenti manggung. Itu setelah istrinya keberatan lantaran image dunia panggung identik dengan hal-hal negatif. ‘’Kemudian saya banting setir jadi sopir di salah satu koperasi daerah sampai sekarang,’’ ungkapnya.

Meski begitu, hobi bermusiknya tidak hilang. Pada medio 2019 dia mencoba merambah menjadi produser dan pencipta lagu. Berawal dari tawaran koleganya yang siap membiayai Eko memproduksi lagu. ‘’Waktu itu kami membentuk tim. Saya jadi penulis lagu sekaligus produsernya,’’ terang Eko. *** (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button