Ngawi

Lakukan Coklit hingga Kuburan

Untuk Pastikan Seorang Warga Telah Meninggal

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kejadian tidak biasa mewarnai proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada Ngawi 2020. Seorang petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) harus mencoklit data hingga kuburan.

Peristiwa langka itu terjadi di Desa Mojo, Kecamatan Bringin. ”Informasinya, petugas mencoklit data bersama PPS dan pengawas pemilu. Nah, pengawas pemilu tidak percaya kalau warga tersebut sudah meninggal,” kata Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Ngawi Putra Adi Wibowo Minggu (26/7).

Menurut Putra, pengecekan sampai ke kuburan itu sebenarnya tidak perlu. PPDP cukup door-todoor ke rumah pemilih yang akan dicoklit. Jika ada informasi pemilih telah meninggal, petugas cukup minta keterangan dari pihak keluarga sebelum memasukkannya ke daftar pemilih tidak memenuhi syarat (TMS).

”Sama juga dengan pemilih yang tidak dapat ditemui, cukup mencari informasi dari RT, RW, maupun kepala dusun setempat untuk mengklarifikasi bahwa PPDP tidak dapat menemukan (pemilih dalam data),” paparnya.

”Proses coklit data pemilih itu berdasarkan informasi pihak keluarga. Jika ada anggota keluarganya yang sudah meninggal dunia kan ada akta kematiannya. Kalau belum ada tinggal minta dibuatkan,” imbuhnya.

Terkait kejadian tak biasa di Desa Mojo itu, Putra berjanji dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan bawaslu setempat agar tidak terulang lagi. ”Yang jelas, kami tidak pernah menginstruksikan seperti itu,” tegasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Ngawi Abjudin Widyasnursanto belum memberikan penjelasan terkait kejadian yang melibatkan anak buahnya itu. Pertanyaan wartawan Radar Ngawi yang dikirim melalui WhatsApp, hingga berita ini ditulis belum dibalas. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close