NgawiPeristiwa

Laka Lantas, Bumil 8 Bulan Tewas

NGAWI – Sungguh tragis akhir hidup Mutiah. Perempuan 35 tahun yang tengah hamil delapan bulan itu tewas akibat kecelakaan di Jalan Raya Ngawi-Gerih Km 15-16 masuk Desa/Kecamatan Gerih, Selasa malam (14/8).

Nahas yang menimpa Mutiah bermula saat ibu hamil (bumil) asal Dusun Gambyak, Desa Keras Kulon, Gerih, itu berkendara bersama Hariyono suaminya. Keduanya mengendarai Honda Beat nopol AE 4120 MB, melaju dari arah barat. Sampai di TKP sekitar pukul 20.30, Hariyono hendak mendahului truk nopol AE 8740 KB yang dikemudikan Eko Dwi Saputro, 35, warga Dusun Centong, Gerih.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Yamaha Vega nopol AE 6811 RI yang dikendarai Wahyu Dika Nugroho, 15, asal Dusun Gambyok, Keras Kulon. Hariyono berhasil menyalip truk, namun gagal mengindari motor Wahyu.

Tabrakan pun tak terhindarkan. Akibatnya, Mutiah yang berada di boncengan jatuh dari kendaraan hingga terlindas truk yang baru saja disalip. Sedangkan Hariyono hanya mengalami luka memar di lengan kanan dan kaki. ‘’Korban tidak mengenakan helm saat itu,’’ kata Kajaga Pos Laka 90 Polres Ngawi Aiptu Sunarto.

Warga yang mengetahui insiden itu spontan berdatangan ke TKP. Jasad Mutiah kemudian dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Pun petugas medis berusaha menyelamatkan janin dalam kandungan korban. Sayang, meski janin yang sudah berbentuk nyaris sempurna itu berhasil dikeluarkan dari rahim Mutiah, nyawanya tidak terselamatkan. ‘’Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,’’ ujar Sunarto.

Titik, pemilik warung kopi tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), menyebut kondisi Mutiah usai terlindas truk sangat mengenaskan. ‘’Kepalanya hancur, darah berceceran, ngeri saya melihatnya,’’ ungkap Titik. (mg8/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button