NgawiPeristiwa

Lagi, Tewas Kesetrum Jebakan Tikus

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Belum genap sepekan, seorang warga kembali menjadi korban sengatan listrik jebakan tikus. Peristiwa nahas kali ini terjadi di area persawahan Dusun Tengahan, Desa Babadan, Pangkur, Senin petang (14/9). ‘’Saat ditemukan, korban sudah meninggal di pematang sawah,’’ kata Kapolsek Pangkur AKP Subandi Selasa (15/9).

Subandi mengungkapkan, korban tewas itu bernama Paniran, 40, warga Dusun Nguloh, desa setempat. Nahas yang menimpanya bermula saat korban hendak mengecek jebakan tikus beraliran listrik di sawahnya. Apes, Paniran terpeleset dan tidak sengaja menyentuh kawat bermuatan listrik. ‘’Ditemukan luka bakar di bagian lengan kanan, telapak tangan, dan dada akibat kesetrum,’’ bebernya.

Warga yang mengetahui korban tergeletak di sawah pun langsung berusaha mematikan aliran listrik pada jebakan tikus itu. Sayang, ketika dicek korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Pangkur. ‘’Dari keterangan saksi, jebakan tikus itu dipasang oleh korban sendiri,’’ tuturnya.

Subandi menambahkan, bersamaan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya mengamankan barang bukti berupa kawat, kabel, serta beberapa bilah bambu yang dipakai untuk memasang jebakan tikus. ‘’Pihak keluarga menolak jenazah korban diotopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah,’’ ujarnya.

Sebelum tragedi yang menimpa Paniran, pekan lalu peristiwa serupa dialami seorang warga Tambakromo, Geneng. ‘’Kami sudah sering mengimbau masyarakat agar tidak memasang jebakan tikus beraliran listrik, tapi sebagian sengaja memasangnya secara sembunyi-sembunyi,’’ sesalnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close