Ngawi

Lagi, Satu Keluarga Terpapar Covid-19

Tambah 3, Kasus Positif Tembus 26NGAWI , Jawa Pos Radar Ngawi – Harapan warga Ngawi grafik kasus Covid-19 melandai masih sulit diwujudkan. Selasa sore (30/6) dinas kesehatan (dinkes) setempat mengonfirmasi adanya tambahan tiga pasien positif. ‘’Tidak ada kaitannya dengan kasus sebelumnya,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ngawi drg Endah Pratiwi. Endah menjelaskan, ketiga pasien positif ke-24, 25, dan 26 yang merupakan warga Kecamatan Mantingan itu masih satu keluarga. Terdiri ibu, anak, dan menantu. Dari hasil tracing yang dilakukan, diketahui beberapa hari lalu suami pasien ke-24 meninggal. ‘’Lalu, banyak kerabatnya dari luar daerah yang datang ke Ngawi untuk takziah,’’ ungkapnya. Setelah itu, diketahui anak pasien ke-24 –perempuan usia sekitar 60 tahun– tersebut mengalami gejala demam, batuk, dan pilek. Saat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif. Pihak medis pun langsung melakukan swab test seluruh anggota keluarga tersebut. ‘’Hasilnya tiga orang dinyatakan positif,’’ papar Endah. Dengan tambahan tiga pasien itu, kasus positif Covid-19 di Ngawi kini tercatat sebanyak 26. Dari jumlah tersebut, 12 orang masih menjalani perawatan medis. Sedangkan 14 lainnya dinyatakan sembuh. Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) ada 53. Namun, tersisa dua orang yang masih dirawat di rumah sakit (selengkapnya lihat grafis). Sebelumnya, kondisi serupa menimpa keluarga pasien positif ke-18. Istri, anak, dan ayah pasien itu terpapar Covid-19. Anak dan istri diduga tertular di Surabaya. Sedangkan ayah pasien tersebut ditengarai terpapar di rumahnya di Kecamatan Pitu. Pasalnya, pasien ke-18 itu sempat pulang ke rumah orang tuanya di Ngawi. ‘’Masyarakat harus lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus korona,’’ pinta Endah. (tif/c1/isd)

NGAWI , Jawa Pos Radar Ngawi – Harapan warga Ngawi grafik kasus Covid-19 melandai masih sulit diwujudkan. Selasa sore (30/6) dinas kesehatan (dinkes) setempat mengonfirmasi adanya tambahan tiga pasien positif. ‘’Tidak ada kaitannya dengan kasus sebelumnya,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ngawi drg Endah Pratiwi.

Endah menjelaskan, ketiga pasien positif ke-24, 25, dan 26 yang merupakan warga Kecamatan Mantingan itu masih satu keluarga. Terdiri ibu, anak, dan menantu. Dari hasil tracing yang dilakukan, diketahui beberapa hari lalu suami pasien ke-24 meninggal. ‘’Lalu, banyak kerabatnya dari luar daerah yang datang ke Ngawi untuk takziah,’’ ungkapnya.

Setelah itu, diketahui anak pasien ke-24 –perempuan usia sekitar 60 tahun– tersebut mengalami gejala demam, batuk, dan pilek. Saat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif. Pihak medis pun langsung melakukan swab test seluruh anggota keluarga tersebut. ‘’Hasilnya tiga orang dinyatakan positif,’’ papar Endah.

Dengan tambahan tiga pasien itu, kasus positif Covid-19 di Ngawi kini tercatat sebanyak 26. Dari jumlah tersebut, 12 orang masih menjalani perawatan medis. Sedangkan 14 lainnya dinyatakan sembuh. Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) ada 53. Namun, tersisa dua orang yang masih dirawat di rumah sakit (selengkapnya lihat grafis).

Sebelumnya, kondisi serupa menimpa keluarga pasien positif ke-18. Istri, anak, dan ayah pasien itu terpapar Covid-19. Anak dan istri diduga tertular di Surabaya.  Sedangkan ayah pasien tersebut ditengarai terpapar di rumahnya di Kecamatan Pitu. Pasalnya, pasien ke-18 itu sempat pulang ke rumah orang tuanya di Ngawi. ‘’Masyarakat harus lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus korona,’’ pinta Endah. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close